SuaraJawaTengah.id - Alumni Muda dan Akademisi Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam sukarelawan Pena Mas Ganjar melakukan dialog bersama para sopir angkutan umum di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Berlokasi di Burjo Semarang Vol 2, Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, para sopir angkutan umum mencurahkan keluh kesah dan aspirasi yang dialami.
Koorda Pena Mas Ganjar Kudus, Nor Rahmat Sholichin mewakili Koorwil Jateng mengatakan acara kopi darat atau kopdar yang diselenggarakan secara sederhana ini sukses menarik animo para sopir angkutan umum yakni angkot.
"Untuk kegiatan hari ini tadi kita pertama ya rangkaian acara pembukaan terus kita ada beberapa diskusi perihal keluh kesah dari sopir angkot," kata dia, Minggu (15/10/2023).
Ada beragam curhatan sopir angkot yang disampaikan pada diskusi mulai dari sepinya penumpang hingga meminta penambahan jalur trayek.
Sholichin menyebut seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun dan disampaikan kepada Ganjar Pranowo untuk ditindaklanjuti.
"Untuk keluhan sopir angkot sendiri itu memang persaingan terkait penumpang. Biasanya karena sopir angkot di era sekarang yang semuanya udah berbasis teknologi memang kepada ojek-ojek berbasis online," terang dia.
"Tapi memang mereka juga mengeluhkan terkait rangkaian ataupun jalan-jalan angkot. Karena jalur angkot itukan jadi satu jadi dari dulu sampai sekarang, makanya pengennya ataupun ada harapannya dari sopir angkot itu ada eskalasi ke daerah-daerah ataupun ke pedesaan," imbuhnya.
Sebab, bakal calon presiden (bacapres), Ganjar Pranowo menyatakan siap mengembangkan transportasi umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mengurangi kemacetan dan menjaga lingkungan di Indonesia.
Baca Juga: Isu Relawan Projo Terpecah Dua Kubu: Dukungan Mengalir ke Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo
Ganjar menegaskan bahwa pengembangan transportasi umum adalah salah satu program yang akan menjadi prioritasnya.
"Jadi untuk kita sebagai sukarelawan Pena Mas Ganjar memang secara kedudukan politik kita ada kedekatan ataupun kita mempunyai hak tersendiri untuk memberikan aspirasi kepada pak Ganjar. Karena memang dari Pak Ganjar sendiri itu tidak sekedar pemenangan dia sebagai presiden tapi memikirkan pasca terpilihnya sebagai presiden," tutup dia.
Budiono (56) Humas Paguyuban Angkot Trayek Karangayu - Panjangan merespon positif kegiatan diskusi tersebut untuk mengutarakan keluh kesah yang dialami para pengemudi angkot.
"Dengan adanya diskusi ini saya bisa mengeluarkan unek-unek saya, saya seneng sekali dengan adanya diskusi ini. Saya mohon kepada bapak Ganjar, saya tetap mendukung pak Ganjar apapun itu," kata Budiono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin