SuaraJawaTengah.id - Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) dilaksanakan di Hotel Pandanaran Kota Semarang Jawa Tengah, pada Jumat (27/10/2023) sore.
Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 27-29 Oktober 2023 ini bertema ‘Melalui Digitalisasi, Hilirisasi dan Rekalokal Menuju Saudagar Emas 2045’. Dihadiri oleh 24 orwil (pengurus tingkat provinsi) ISMI.
Hadir Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah Eddy Sulistiyo Bramiyanto mewakil Pj gubernur Jateng.
Munas ke 3 ISMI ini dibuka oleh Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat ISMI Dr Ing. Ilham Habibie, MBA Bersama dengan ketua pengurus provinsi ISMI yang hadir.
Ilham Habibie mengatakan, ISMI lahir tahun 2013. ISMI berdiri dengan tujuan untuk memajukan ekonomi umat Islam. Agar ekonomi umat bisa maju para pengusaha harus bersatu. Anggota ISMI adalah para pengusaha atau saudagar muslim.
"Kita harus bersatu. Bersatu bukan berarti harus sepaham, tapi paling tidak dalam kerjasamanya kita harus merangkul sebanyak orang mungkin. Agar bisa mendapatkan efek ekonomi terbesar, bisa sebanyak mungkin mendapat ide yang cemerlang, yang kemudian bisa diimplementasikan yang kemudian bisa memberikan manfaat untuk bangsa, negara dan umat," kata dia.
Pada periode lima tahun pertama, tambah Ilham, ISMI masih berjuang. Saat itu tantangan dan perjuangannya luar biasa. Pada lima tahun pertama keberadaan ISMI belum kelihatan.
"Setelah itu, perkembangan ISMI pada lima tahun kedua atau lima tahun terakahir ini luar biasa. Sekarang ini sudah ada 24 Orwil. Insya Allah akan terus diperluas ke 38 provinsi. Kita akan kejar agar ada 38 orwil," tambahnya.
Menurut Ilham, yang penting itu bukan hanya kehadiran ISMI saja, namun adalah dampaknya. Pengusaha yang bergabung di ISMI diharapkan pada aktif, kemudian memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitasnya. Saudagar mengajak saudagar lain agar bisa berkembang dan maju.
Baca Juga: Anak BJ Habibie Bongkar Rahasia di Balik Keunggulan Mobil Jerman, Singgung Soal Ilmu Dirgantara
"Anggota ISMI diharapkan bisa saling memberikan ide, bertukar pikiran, sharing agar bisa maju dan berkembang Bersama-sama," katanya.
Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) ISMI, Juliana Wahid, SE MPd didampingi Owner Hotel Pandanaran yang juga Pengurus ISMI Jateng, Gatyt Sari Chotijah, SH, MM menambahkan agenda Munas ke-3 tahun 2023 ini akan memilih pemilihan ketua umum periode 2023-2028, pembahasan anggaran dasar rumah tangga, rencana strategi 5 tahun kedepan, dan penguatan seluruh unsur pengurus baru, yang akan dibentuk melalui voting formatur.
Diharapkan dengan adanya refresh akan muncul pengusaha-pengusaha baru yang ikut bergabung dengan ISMI, untuk memperkuat fondasi ISMI sendiri.
"Saat ini ISMI ditingkat wilayah sudah terbetuk di 24 Provinsi. Syarat bisa membentuk pengurus ISMI di tingkat provinsi, minimal harus ada 200 perusahaan atau pengusaha di provinsi itu. Syarat pengusaha menjadi anggota ISMI selain harus berbadan hukum, juga harus seorang pengusaha muslim," kata terang Juliana Wahid.
Juliana menambahkan, ISMI akan terus mengembangkan sayap hingga ke seluruh provinsi yang ada. Sejauh ini, ISMI belum bisa berdiri di provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia, seperti Ambon, Papua, NTT, dan lain-lain. Karena di daerah tersebut pengusaha muslimnya terbatas.
"Kita terus bergerak. Mudahan-mudahan ISMI bisa menjangkau semua provinsi," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal