SuaraJawaTengah.id - Tragedi jembatan kaca pecah di objek wisata The Gong Hutan Pinus Limpakuwus di Kabupaten Banyumas yang menewaskan satu korban jiwa menyita perhatian publik.
Kabid Humas Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menyebut pihak kepolisian sudah memeriksa 12 orang saksi buntut insiden tersebut.
Selain itu, pihak kepolisian juga masih memeriksa saksi-saksi untuk menjelaskan teknisi pembangunan jembatan yang memakan korban satu orang meninggal dunia dan tiga luka-luka.
"Polda Jateng sudah menurunkan tim, sudah ada hasilnya. Tinggal dibuat laporan secara tertulis," kata Satake saat ditemui di Kantor Ditreskrimum Polda Jateng, Senin (30/10/23).
Sedangkan hasil temuan Polda Jateng, menurut Satake terdapat kontruksi bangunan yang tidak sesuai. Sehingga hal tersebut jadi pemicu terjadinya keretakkan.
Dalam waktu dekat, pihak Polres Banyumas akan segera melakukan gelar perkara dan mengumumkan tersangka insiden jembatan kaca pecah tersebut.
"Kita masih menunggu Kaporles Banyumas gelar perkara," imbuhnya.
Satake lalu mengimbau kepada seluruh pengelola wisata di Jawa Tengah yang terdapat wahana jembata kaca untuk uji kelayakan sebelum dibuka untuk umum.
"Dari penyampaian saksi-saksi jembatan kaca di Banyumas memang belum ada uji kelayakkan," pungkasnya.
Baca Juga: Siapa Pemilik Jembatan Kaca Banyumas? Tak Lakukan Uji Kelayakan, Diminta Tanggung Jawab
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat