SuaraJawaTengah.id - Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meminta kepada masyarakat di wilayahnya untuk turut mewaspadai gelagat yang berpotensi memecah berlah persatuan menjelang Pemilu 2024.
Sebab, menurut dia, setiap gelaran pemilu, bepotensi muncul konflik, karena pemilu merupakan arena konflik untuk mempertahankan dan mendapatkan kekuasaan yang sah.
"Tetapi yang perlu digarisbawahi, konflik jangan sampai meledak," ujar dia dalam keterangan tertulis pada Jumat (3/11/2023).
Oleh karena itu, setiap gelagat yang mengarah pada perpecahan bangsa harus diwaspadai. Biasanya, gerakan tersebut terjadi karena lebih menempatkan kepentingan golongannya, daripada rasa persatuan dan kesatuan.
Nana berharap, masyarakat harus cerdas untuk mewaspadai segala perkembangan yang terjadi selama tahapan pemilu dan pilkada. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi pada ajakan-ajakan yang berpotensi memecah persatuan dan kesatuan.
Menurut dia, perbedaan merupakan hal yang wajar di tengah kemajemukan bangsa.
"Saya harap untuk selalu menjaga kekompakan, bersama-sama handarbeni, dan merasa memiliki Jawa Tengah ini. Maka, kita jaga keamanan dan kenyamanan wilayah, dimulai dari lingkungan masing-masing," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Nana juga meminta warga untuk mengantisipasi berita bohong maupun ujaran kebencian yang berpotensi juga marak di media sosial.
"Saya harapkan para hadirin cerdas untuk membaca hal ini," pintanya.
Baca Juga: Menteri Kominfo Pastikan Netral di Pemilu 2024, Ada Satgas Antihoaks
Setali tiga uang, Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf meminta jamaahnya yang biasa bermain media sosial, untuk berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi pada hal-hal negatif.
"Jangan terprovokasi. Jangan kau sia-siakan ibadahmu yang selama ini kamu lakukan," ujar dia.
Dikatakan dia, siapapun yang terpilih menjadi pemimpin nanti, berarti sudah menjadi kehendak Tuhan. Oleh karena itu, masyarakat hanya perlu mendoakan, semoga pemimpin yang terpilih, menjadikan Indonesia lebih baik dan semakin dekat dengan Tuhannya.
"Kalau seperti ini semua, Indonesia aman. Tidak ada ruwet," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Peringatan Keras Gubernur Luthfi untuk Kepala Daerah, OTT KPK Cukup Pati dan Pekalongan!
-
Pengusaha dan Pelindo Antisipasi Kepadatan Logistik Jelang Lebaran Meningkat
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%