Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Kamis, 23 November 2023 | 08:54 WIB
Ilustrasi Nyi Roro Kidul dan Ki Juru Martani. [YouTube Embara Lensa]

Ia memberikan dukungan pada anak Ki Ageng Pemanahan tersebut dan membantunya melawan musuh-musuhnya. Munculnya legenda Nyi Roro Kidul itu merupakan bagian dari taktik Ki Juru Martani untuk membangun legitimasi Panembahan Senopati menjadi raja.

Sebab, sebagai adipati, Panembahan Senopati akan sulit mendapatkan pengakuan yang layak sebagai raja meskipun ia memiliki garis keturunan dari raja Brawijaya V, raja terakhir Majapahit. Munculnya legenda Nyi Roro Kidul ini kemudian juga memunculkan wacana di tengah masyarakat pada saat itu yang lebih mengagungkan gunung daripada laut.

Diceritakan bahwa telah terjadi tsunami yang besar di laut selatan ratusan tahun lalu, yang diperkirakan bersamaan dengan berdirinya Kerajaan Mataram. Hal itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh Panembahan Senopati untuk mendapatkan legitimasi politik dengan memunculkan mitos Nyi Roro Kidul yang diwariskan secara turun-temurun.

Selang beberapa saat ketika Mataram berdiri, pasukan Pajang menyerang Mataram karena kemarahannya. Namun, serangan tersebut berhenti karena erupsi gunung Merapi yang terjadi pada tahun 1584. Dari situlah kemudian Kerajaan Mataram diproklamasikan oleh Panembahan Senopati pada tahun 1586.

Baca Juga: UMP Provinsi Jawa Tengah 2024 Naik 4,02 Persen, Ini Rincian Nominalnya

Kontributor : Dinnatul Lailiyah

Load More