SuaraJawaTengah.id - Setelah berhasil merekrut Evan Dimas, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengindikasi kalau timnya sudah mengamankan satu pemain Timnas U-17 Indonesia yang berlaga di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Meski tidak menyebut secara jelas siapa pemain yang direkrut , anggota DPR RI itu sudah berhasil mengambil hati salah satu punggawa garuda muda tersebut.
"Jangan salah, klub-klub Liga 1 sudah memasang banyak mata-mata di Piala Dunia U-17 2023 ini. Tidak hanya scouting untuk pemain lokal, tetapi juga untuk para pemain asing," kata Yoyok pada Jumat (17/11/2023) silam.
"Alhamdulillah PSIS Semarang sudah mendapatkan satu pemain dari Timnas Indonesia U-17 yang berlaga di Piala Dunia U-17 2023," tambahnya.
Baca Juga: Profil Habil Abdillah: Bintang Timnas Indonesia U-17, Alumni KKO Kota Solo
Sebelum diumumkan secara resmi, kemungkinan pemain yang sukses direkrut PSIS Semarang adalah seorang bek kiri bernama Habil Abdillah Yafi Prasasti Akbar atau Habil Akbar.
Bocoran itu diketahui setelah Habil Akbar ketahuan sudah mengikuti akun Yoyok Sukawi dan PSIS Semarang di sosial media instagram.
Habil Akbar sendiri tidak terlalu asing dengan sepak bola Jawa Tengah. Pria kelahiran 25 Mei 2006 itu merupakan putra daerah yang lahir di Kabupaten Sragen.
Tercatat kiprah Habil Akbar sebelum terpilih jadi bagian Timnas U-17 yang berlaga di Piala Dunia. Dia sempat mencicipi akademik Bhayangkara Youth, Bhayangkara U-18 dan PPLP Jateng.
Pemain dengan postur tinggi 1,71 meter itu mencatatkan debut bersama Timnas U-16 pada tanggal 31 Juli 2022. Dia juga berhasil mengantarkan Timnas U-16 menjuarai kompetisi Piala AFF U-16 tahun 2022.
Baca Juga: Termasuk Arkhan Kaka, Berikut 3 Pemain Timnas Indonesia U-17 yang Potensial Naik Level Lebih Cepat
Sedangkan di ajang kompetisi Piala Dunia U-17, Habil Akbar sempat dicadangkan dan tak bermain sedikit pun di laga perdana Timnas U-17 menghadapi Ekuador U-17.
Barulah saat laga kedua menghadapi Panama U-17. Habil Akbar tampil sebagai starter, tapi dia tidak bermain penuh dan digantikan pemain lain di babak kedua.
Sedangkan di laga pamungkas melawan Maroko U-17. Habil Akbar masuk di babak kedua. Jika dirinci pemain berusia 17 tahun itu selama gelaran Piala Dunia U-17 dapat jatah bermain sebanyak 95 menit.
Sayangnya, Habil Akbar dan kawan-kawan tidak mampu mengantar Timnas U-17 lolos ke babak 16 besar. Dalam tiga pertandingan mereka hanya mampu meraih dua poin dari hasil dua kali seri dan satu kali kalah.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
-
Bak Trio Ridho-Idzes-Hubner, Timnas Indonesia U-17 Punya 3 Bek Solid
-
Here We Go! Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Piala Dunia U-17 2025, Ini Syaratnya
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Perbandingan 3 Pelatih Timnas Indonesia Kelompok Umur vs Korea Selatan, Indra Sjafri Apes!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Jurnalis Dipukul dan Diancam Ajudan Kapolri: Kebebasan Pers Terancam di Semarang
-
Arus Balik Lebaran 2025: Baru 50 Persen Pemudik Kembali
-
Situasi Lebaran di Jateng Berjalan Normal, One Way Nasional Mulai Diberlakukan
-
Ini 7 Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan untuk Dilakukan
-
Jadwal dan Keutamaan Puasa Syawal 2025: Sampai Kapan Kita Bisa Berpuasa?