SuaraJawaTengah.id - Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menjelaskan terkait keinginan timnya merekrut salah satu pemain Timnas Indonesia U17 yang berlaga di Piala Dunia U17.
Hal ini lantaran bursa transfer untuk Liga 1 telah ditutup pada Selasa (28/11/2023) kemarin.
Menurut Yoyok Sukawi, pemain tersebut masih sangat muda dan bisa didaftarkan di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) terlebih dahulu.
"Bursa transfer Liga 1 dan Liga 2 sudah resmi ditutup, namun jendela transfer EPA untuk usia 16,18 atau pun 20 masih terbuka hingga tanggal 8 Desember. Artinya masih bisa kita daftarkan pemain EPA baru yang nantinya bisa dimainkan di senior karena ada sistem yoyo," kata Yoyok Sukawi saat ditanya awak media pada Rabu (29/11/2023).
Yoyok Sukawi juga menyampaikan semoga hal tersebut bisa menjawab mengenai teka teki pemain muda yang akan direkrut PSIS.
"Saya ingin jelaskan ke kawan-kawan supaya nggak bertanya-tanya, untuk rekrutan pemain muda baru yang belum diumumkan statusnya seperti apa. Doakan semua lancar, memang engga mudah berburu pemain berkualitas," tutup Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin