SuaraJawaTengah.id - Sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Semarang mulai merasakan kenaikan harga cabai.
Seperti di Pasar Peterongan, harga cabai melambung tinggi. Pedagang pun mendesak pihak terkait agar harga cabai turun kembali normal pada menjelang Natal dan Tahun Baru.
"Hari ini turun semua, itu Rp 85 ribu perkilogram (menunjuk cabai setan) dan itu Rp 70 ribu perkilogram (menunjuk cabai merah kriting)," kata pedagang Pasar Peterongan Kota Semarang, Ida (40) dilansir dari Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Minggu (17/12/2023).
Dia mengatakan, harga di pasaran tidak menentu sehingga kadang sehari turun besoknya naik kembali.
Meskipun mengalami penurunan, turunya harga cabai masih terlampau tinggi dibanding dari harga normalnya.
Senada dengannya, Pedagang lain Karmini (72) mengatakan, harga ditempatnya juga baru mengalami penurunan.
"Cabai merah ini sekarang Rp 75 ribu (perkilogram) biasane Rp 85 ribu (perkilogram). Harga normalnya, nggak sampai segitu Rp 35 ribu (perkilogram) atau Rp 45 ribu (perkilogram)," paparnya.
Sementara itu, Margaretha (28) mengaku, lumayan keberatan dengan adanya kenaikan harga cabai dan beberapa bahan pokok lainnya seperti beras dan bawang.
Meskipun demikian dirinya tetap memakluminya karena kondisinya musim hujan.
Baca Juga: Jelang Perayaan Natal, Mbak Ita Ajak Warga Kota Semarang Menjaga Kondusifitas dan Toleransi Beragama
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang