SuaraJawaTengah.id - Selain dikenal dengan tanjakkan dan turunan yang curam. Di salah satu titik lokasi jalur gaza atau jalan Unnes-Undip tepatnya di jembatan bangkong terdapat sebuah cerita mitos.
Konon, disekitar jembatan bangkong sering ada penampakkan ratu ular lengkap dengan mahkota di kepalanya. Bahkan mitos ratu ular tersebut sudah jadi urban legend.
Apalagi disepanjang jalur penghubung Kecamatan Gunungpati dan Kecamatan Banyumanik masih dikelilingi hutan lebat dan minim penerangan. Sehingga di beberapa titik jadi terlihat angker saat malam hari.
Menurut pengakuan pemilik kebun dekat jembatan bangkong, Nur Yadi pernah menerima laporan dari warga sekitar melihat ular besar melintas di jalur gaza Unnes-Undip.
"Sekitar tiga tahun yang lalu sebelum jalan ini diaspal pernah ada orang lihat ular tapi tidak bermahkota," kata Nur Yadi pada Suara.com, Rabu (27/12/23).
Diakui Nur Yadi selama tinggal dan besar di Srondol Kulon. Dia sering mendengar cerita warga melihat sosok makhluk halus selain siluman ular saat melintas di jembatan bangkong.
"Sekarang udah nggak ada. Kalau dulu pas malam suka ada penampakkan kuntilanak," imbuhnya.
Sementara itu, warga Bantardowo, Mursalim membenarkan di jembatan bangkong memang terkenal angker. Cerita-cerita mistis dari warga silih berganti ia dengar.
"Pernah ada kejadian tukang ojek di siang bolong melihat ular terus tiba-tiba dia jatuh. Terus ada orang yang minta dibonceng dari jembatan ke atas tapi di tengah jalan orangnya hilang," katanya.
Baca Juga: Kisah Gereja Gedangan Semarang: Berusia Satu Abad Lebih dan Pernah Lahirkan Pahlawan Nasional
Dilanjutkan Mursalim, meski terbilang sebuah perkampungan padat penduduk. Bantardowo dan kampung sekitarnya masih dikelilingi hutan dan perbukitan.
"Setau saya kampung disini masih disakralkan oleh penduduk. Jadi warga nggak boleh sembarangan dalam bertindak, tidak boleh takabur dan lain-lainnya," jelasnya.
Berdasarkan pengalaman Ketua Semarang Angker (Semarangker) Pamuji Yuono sudah pernah menjelajahi area jembatan hingga sungai bangkong. Tujuan dia mendatangi tempat itu untuk menguak misteri ratu ular apakah ada atau tidak.
Ternyata setelah tiga kali menjelajah jembatan bangkong. Pamuji sama sekali tidak pernah melihat ratu ular. Jadi dia memastikan mitos yang beredar di masyarakat tidak benar.
"Saya tiga kali menyusuri sungai itu untuk memecah mitos dan menguak misteri. Aku jalan berdua bersama kameramenku (ratu ular) itu mitos bukan fakta," bebernya.
Namun, ahli supranatural ini sempat melihat sosok kuntilanak di atas pohon bambu. Selain itu dia tidak melihat makhlus halus lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet