SuaraJawaTengah.id - Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo melakukan safari politik ke beberapa daerah di Jawa Tengah (Jateng). Tak lupa, ia mampir di Solo.
Di sana, suami dari Siti Atikoh itu melakukan silaturahmi ke Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Bersama Habib Syech, Ganjar berbincang berbagai hal.
Kedekatan Ganjar dengan Habib Syech memang sudah bukan rahasia lagi. Keduanya menjadi pencetus Jateng Bersalawat yang kini sudah berjalan selama 10 tahun.
Saat bertemu Habib Syech, Ganjar tampak memegang erat tangan tokoh agama yang sangat dihormati warga Jateng itu. Mereka berdua juga berpelukan, terlihat dari salah satu foto yang diunggah Ganjar di instagram.
"InsyaAllah pelukan jenengan nambahi semangat kulo, Pak @mohmahfudmd lan kanca-kanca, bib. Bismillah," tulis Ganjar di Instagram, Jumat (29/12/2023).
Sebelum berkunjung ke Solo, Ganjar terlebih dahulu mampir ke Kabupaten Wonogiri. Disana ia berkomitmen untuk menggagas program sekolah menengah kejuruan atau SMK gratis untuk keluarga tidak mampu ke tingkat nasional.
Hal itu, guna mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
"Jadi, setelah kita lihat praktik yang sudah berjalan di SMKN Jateng untuk keluarga miskin dan mereka langsung bisa bekerja maka Ganjar-Mahfud berkeinginan untuk menjadikan program itu bisa kita kembangkan secara nasional," kata Ganjar, mengutip Antara.
Ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jateng, Ganjar telah menjalankan program serupa melalui SMKN Jawa Tengah. Menurutnya, jika program tersebut dimulai di setiap kabupaten/kota di Indonesia maka langkah tersebut secara sistematis dapat mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kualitas SDM dalam negeri.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun, Tren Konsumsi BBM Melonjak pada Tanggal 23 Desember 2023
"Kalau kita mulai tahun pertama di setiap kabupaten/kota yang bisa menyerap keluarga miskin maka Insyaallah ini akan menjadi program yang secara sistematis bisa mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kualitas SDM kita," ujar Ganjar.
Ganjar juga menyebut bahwa dirinya akan menjadikan program tersebut sebagai prioritas karena lapangan pekerjaan masih dibutuhkan oleh generasi muda. Menurutnya, realisasi program tersebut tidak mustahil karena telah dipraktikkan sebelumnya.
"Kalau bisa kita desain dari awal pendidikannya, terus bisa langsung bertemu dengan industrinya, di-bridging (dijembatani) oleh pemerintah maka sekolah SMK gratis langsung kerja bukan cerita mustahil karena sudah dipraktikkan," katanya.
Berita Terkait
-
Kerap Dipakai Ganjar Pranowo, Ini Riwayat dan Harga Sepeda Road Bike Giant Propel
-
Diprediksi Bakal Lolos ke Putaran Kedua Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Justru Merespon Begini
-
Mengenal Mino, Makanan Khas Banyumas yang Curi Perhatian Siti Atikoh saat Safari Politik di Jawa Tengah
-
Diduga Coba Akhiri Hidup, Mahasiswi Asal Boyolali Ditemukan Luka Parah di Ruas Tol Semarang-Solo
-
Mengenal Salah Satu Koleksi Sepatu Running Siti Atikoh Ganjar Pranowo yang Punya Reputasi Dunia, Harganya Rp4 Jutaan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang