"Tapi jangan khawatir, PSIS Semarang masih bertahan hidup. Kita terbuka kok apa adanya, tahun dupan kita akan hitung ulang agar tidak over budget," ujarnya.
Akankah Lepas Pemain Asing?
Selain menyampaikan kondisi ekonomi, Yoyok juuga menyebut dua pemain asingnya tengah diincar klub-klub besar di Indonesia maupun luar negeri.
Mereka adalah Gali Freitas dan Taisei Marukawa. Banyak klub yang siap membayar kedua pemain tersebut.
"Kalau pemain asing, yang penting hatinya dulu, kayak Gali ini banyak klub yang tertarik. Dari Thailand, dari India. Dia bilang masih seneng di Semarang, lalu kita bicara. Taisei Marukawa juga krasan di Semarang," ujar Yoyok.
Namun, Yoyok bakal berbicara lagi dengan kedua pemain tersebut untuk kontrak di musim depan.
"Maka nanti juga saya tanya lagi untuk musim depan," ujar Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha