"Tapi jangan khawatir, PSIS Semarang masih bertahan hidup. Kita terbuka kok apa adanya, tahun dupan kita akan hitung ulang agar tidak over budget," ujarnya.
Akankah Lepas Pemain Asing?
Selain menyampaikan kondisi ekonomi, Yoyok juuga menyebut dua pemain asingnya tengah diincar klub-klub besar di Indonesia maupun luar negeri.
Mereka adalah Gali Freitas dan Taisei Marukawa. Banyak klub yang siap membayar kedua pemain tersebut.
"Kalau pemain asing, yang penting hatinya dulu, kayak Gali ini banyak klub yang tertarik. Dari Thailand, dari India. Dia bilang masih seneng di Semarang, lalu kita bicara. Taisei Marukawa juga krasan di Semarang," ujar Yoyok.
Namun, Yoyok bakal berbicara lagi dengan kedua pemain tersebut untuk kontrak di musim depan.
"Maka nanti juga saya tanya lagi untuk musim depan," ujar Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang