SuaraJawaTengah.id - Alam Ganjar sempat mengungkapkan momen kesedihan terkait kondisi sebagai anak tunggal dari pasangan Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh.
Ganjar diketahui telah 20 tahun menempuh perjalanan karir politik mulai dari DPR, Gubernur Jateng hingga Capres.
Tak pelak, kesibukan itu membuat sang putra merasa kesepian sebagai anak tunggal.
"Kalau kesepian sih pasti ada ya. Beberapa kali terkadang cuma ada dua hal atau dua situasi yang menggantikan kesepian itu," ungkap Alam Ganjar dalam YouTube Kompas TV.
Namun, rasa sepi itu dapat ditepis, karena ada keluarga besar full support serta ayah ibunya yang mampu membayar hal hilang dari physical presence.
Pertama meskipun saya anak tunggal. Saya punya extended family yang sangat dekat, dari keluarga besar.
"Sepupu-sepupu, ada keponakan gitu. Karena kita bertiga suka sekali anak kecil. Jadi kalau ada anak kecil di rumah itu senang banget. Kedekatan itulah yang mungkin menutup kondisi saya sebagai anak tunggal dan merasa kesepian", tutur Alam.
Tak hanya itu saja, Siti Atikoh sang ibu ternyata mempunyai siasat khusus untuk mendidik Alam jadi sosok tangguh, mandiri, tidak sekedar menikmati privilege.
"Jadi ketika kita pertama di DPR itu kan beda. Ketika di Jawa Tengah, saya sudah bilang ke drivernya: 'Tolong ya pak, jangan pernah bukain pintu Alam. Perlakukan Alam seperti anaknya atau cucu'," kata Siti Atikoh.
"Barang harus dibawa sendiri. Jadi nggak boleh dibawain. Karena yang pertama dia anak tunggal, kemudian ayahnya Gubernur," ungkapnya.
Ia tidak ingin menjadi orang tua yang memberikan 'racun' untuk anaknya. Supaya kelak buah hati bisa berkembang dan terbiasa menikmati proses.
"Kadang orang tua itu tidak sadar, mereka memberikan racun dengan cara memanjakan. Padahal ketika kita memberikan challenge, ketika kita memberikan kayak perhatian-perhatian. Tetapi bukan dengan memanjakan, itu kan yang terbaik," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain