SuaraJawaTengah.id - Nama Yoyok Sukawi kembali disebut dalam bursa jelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Kota Semarang 2024.
Hal ini diungkapkan oleh beberapa pengamat dan akademisi pada Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Forum Media Online Kota Semarang (Fomos) di Rumah Popo kawasan Kota Lama Semarang, pada Jumat (19/1/2024).
Setidaknya ada tiga nama yang muncul dan diprediksi akan bersaing atau berpasangan di Pilwakot Semarang.
Tiga nama tersebut yaitu incumbent Hevearita Gunaryanti Rahayu (Wali Kota Semarang), Yoyok Sukawi (Anggota DPR RI), dan Iswar Aminuddin (Sekda Kota Semarang).
Peneliti AKSARA Research and Consulting, Darmawan Iskandar yang hadir sebagai peserta aktif dalam FGD tersebut mengatakan, berdasarkan hasil survei dari pihaknya pada 5-15 Mei 2023, Wali Kota Semarang saat ini, Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita, mendapatkan tingkat elektabilitas tertinggi sebagai tokoh yang layak memimpin Kota Semarang ke depan.
Dan Yoyok Sukawi difavoritkan oleh pemilih muda dalam survei tersebut.
Menanggapi hal ini, Yoyok Sukawi merespons santai. Menurutnya, ia saat ini tengah fokus maju ke Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 14 Februari 2024 mendatang untuk menjadi anggota DPR RI dari Dapil I Jawa Tengah.
"Alhamdulillah. Itu aja. Saat ini masih fokus di Pileg dulu karena kurang dari satu bulan lagi," ucap Yoyok Sukawi.
Pria yang juga CEO PSIS ini lantas melanjutkan bahwa ia cukup tertarik dengan hasil survey yang menyebut bahwa mayoritas anak muda menginginkan ia maju untuk memimpin Kota Semarang.
Baca Juga: Legislatif Minta Kenaikan Pajak Hiburan di Kota Semarang Ditunda: 40 Persen Terlalu Tinggi!
"Mayoritas anak muda itu yang bikin tertarik. Ayo anak-anak muda di Semarang baik millenial atau Gen Z kita diskusi terkait bagaimana yang baik untuk Kota Semarang," lanjutnya.
"Mungkin karena sering njagong sama cah-cah nom Semarang di stadion ya," tutup Yoyok Sukawi yang merupakan saat ini menjabat anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin