SuaraJawaTengah.id - Tahun Baru Imlek 2024 tinggal menghitung hari. Momen tersebut dirayakan dalam berbagai kegiatan, yang salah satunya adalah mengunjungi Pasar Semawis di Semarang yang banyak diserbu pembeli saat Imlek.
Seperti diketahui kalau Tahun Baru Imlek 2024 diperingati pada 10 Februari 2024. Masyarakat keturunan tionghoa dan konghucu, memperingati tahun baru tersebut dengan berbagai acara.
Salah satunya mengunjungi dan berbelanja di Pasar Semawis Semarang. Buat yang penasaran mengenai pasar ini, berikut ulasan singkat mengenai pasar tersebut.
Pasar Semawis Semarang
Pasar Semawis didirikan pada tahun 2004 oleh Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis). Tahun dimana Pemerintah Indonesia saat itu meresmikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional di Indonesia.
Agenda pasar yang awalnya hanya dibuka ketika menjelang perayaan Imlek, justru saat ini menjadi acara reguler dan permanen. Pasar ini merupakan salah satu bentuk upaya revitalisasi untuk menghidupkan kembali kawasan kota tua Semarang.
Pasar Semawis memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dari pasar malam lainnya. Pertama, pasar ini hanya buka pada akhir pekan. Kedua, pasar ini terletak di kawasan Pecinan Semarang, sehingga memiliki atmosfer yang khas dan berbeda. Ketiga, pasar ini menawarkan berbagai macam kuliner khas Semarang dan Tionghoa yang lezat dan murah.
Ada banyak sekali kuliner yang bisa Anda temukan di Pasar Semawis. Misalnya saja Lontong Spekkoek, Kue Tahu Petis, Es Cong Lik, Mie Kopyok, hingga Tahu Gimbal. Tidak ketinggalan berbagai macam atraksi yang menarik, seperti pertunjukan musik tradisional Tionghoa, tarian naga dan barongsai dan pameran seni dan budaya Tionghoa.
Demikian informasi mengenai Pasar Semawis di Semarang. Semoga bisa menjawab rasa penasaran akan pasar ini dan tradisi Imlek di Semarang.
Baca Juga: Semarang Berpotensi Diguyur Hujan pada 25 Januari 2024, Ini Penjelasan BMKG
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang