SuaraJawaTengah.id - KPK dikabarkan kembali berkantor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah (Jateng).
Kabar tersebut kemudian dibenarkan oleh staf Humas BPKP Jateng, Johan. Dia mengatakan sejak hari Senin pagi KPK sudah berkegiatan di kantor BPKP Jateng.
"Betul (KPK pinjam ruang BPKP lagi)," ucap Johan saat dikonfirmasi melalui telpon, Senin (19/2/24).
Johan lantas menjelaskan kalau KPK meminjam ruangan kantor BPKP Jateng terhitung sejak hari Senin (19/2/24) hingga Jumat (24/2/24).
Baca Juga: Usai Dipanggil KPK, Ade Bhakti Merasa Dizalimi?
Namun dia enggan menjelaskan secara gamblang terkait kegiatan yang dilakukan KPK. Johan hanya memberikan sedikit bocoran bahwa kegiatan KPK sama seperti beberapa minggu lalu yakni melakukan pemeriksaan.
"Kami hanya meminjamkan ruangan saja, terkait subtansi pemeriksaan kami tidak mengetahuinya," imbuhnya.
Sebelumnya, pada akhir bulan Januari 2024 lalu KPK meminjam ruangan di kantor BPKP Jateng untuk memeriksa sejumlah pejabat Pemkot Semarang.
Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin buka suara soal pemeriksaan sejumlah pejabat Pemkot Semarang oleh KPK.
Dia juga turut dipanggil oleh KPK untuk dimintai klarifikasi mengenai anggaran Pemkot Semarang sepanjang tahun 2023.
Baca Juga: Pemkot Semarang Klaim Wilayah yang Terdampak Banjir dan Rob Berkurang, Ini Penjelasannya
"Jadi intinya hasil pemanggilan (KPK) kemarin hanya menyampaikan, menanyakan tentang beberapa hal keterkaitan pelaksanaan kegiatan tahun 2023," ucap Iswar pada awak media, Jumat (2/2/24).
Iswar memberikan keterangan sesuai kapasitasnya sebagai pejabat yang mengelola anggaran daerah dan mengalokasikan ke dinas-dinas di lingkup Pemkot Semarang.
Ada beberapa pejabat lainnya termasuk pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut dipanggil oleh KPK.
Tetapi, Iswar tidak mengetahui secara detail soal pertanyaan-pertanyaan maupun pemanggilan para pejabat lainnya oleh KPK.
"Selebihnya masalah detail mungkin teman-teman OPD yang lebih memahami pertanyaan-pertanyaan pemanggilan mereka ke KPK," tukasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
-
Enaknya Jadi Setya Novanto: Korupsi Triliunan, Hukumannya Makin RIngan
-
Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Bisa Kena Pasal Korupsi
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Pakar Jelaskan Alasan KPK Tak Perlu Ikuti RUU KUHAP Soal Penyadapan
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025