SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang menelan pil pahit saat bertandang ke markas Persib Bandung. Pasukan Laskar Mahesa Jenar itu dihajar Maung Bandung dengan skor cukup telak.
Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (27/2/24) malam. Persib Bandung berhasil memutus tren negatif setelah menumbangkan PSIS Semarang 3-0 tanpa balas.
Akibat menelan kekalahan tersebut posisi klasemen PSIS Semarang tergusur oleh Persib Bandung. Hingga pekan ke-26 PSIS Semarang bercokol di posisi ketiga, sedangkan Persib Bandung berada di posisi kedua.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, meminta maaf lantaran hasil pertandingan melawan Persib Bandung mengecewakan suporter Panser Biru.
Melalui unggahan akun instagramnya, kader Partai Demokrat itu mengimbau suporter untuk tidak menyalahkan para pemain atau pelatih. Sebab tidak semua pertandingan bisa dimenangkan dengan mudah.
"Mohon maaf kekalahan ini adalah tanggungjawab saya sepenuhnya sebagai CEO. Jangan salahkan siapapun selain saya," ucap Yoyok Sukawi.
Yoyok kemudian memotivasi para pemain untuk segera melupakan kekalahan tersebut. Dia pengen para pemain segera pulih menatap pertandingan berikutnya.
"Lupakan malam ini, semua orang pernah ada hari buruknya. Tidak apa-apa, kalian fokus aja persiapan melawan Persik Kediri," serunya.
Dirinya yakin pertandingan minggu depan melawan Persik Kediri. PSIS Semarang bisa bangkit dan mampu mengamankan posisi 4 besar klasemen.
Baca Juga: Jamu Dewa United, PSIS Semarang Bakal Gunakan Stadion Moch Soebroto Magelang?
"Ayo kerja keras lagi, semangat lagi, perbaiki lagi, evaluasi lagi. Kita harus bangkit menjemput 4 besar," tukasnya.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet