SuaraJawaTengah.id - Bulan ramadan menjadi waktu umat muslim melakukan ibadah puasa. Namun demikian asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh tentu harus menjadi perhatian.
Ahli gizi dr. Luciana Sutanto MS, Sp.GK mengatakan bahwa makan camilan pada malam hari diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam sehari di kala berpuasa.
"Makanan kecil atau selingan malam hari perlu dikonsumsi agar terpenuhi kebutuhan gizi sehari," katanya dikutip dari ANTARA di Jakarta, Selasa (20/3/2024).
Ia menyampaikan bahwa buah-buahan, kacang-kacangan, atau susu dalam porsi yang tidak berlebihan dapat dikonsumsi sebagai camilan pada malam hari.
Dokter lulusan Universitas Indonesia itu mengemukakan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi untuk mencegah serangan penyakit seperti flu dan batuk, yang bisa lama sembuh jika tubuh dalam keadaan tidak fit.
"Flu biasa bisa lama sembuh kalau kondisi tubuh tidak fit, sementara cuaca sekarang lebih dingin. Apalagi kalau disertai alergi, penyakit sinusitis, dan imunitas rendah," katanya.
Agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama berpuasa, Luciana mengatakan, sebaiknya mengupayakan kebutuhan gizi terpenuhi dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang pada waktu berbuka puasa maupun sahur.
Mengonsumsi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral pada saat sahur dan berbuka puasa akan membantu menjaga tubuh tetap fit selama berpuasa.
Selain itu, Luciana mengatakan, mencukupkan istirahat dan menghindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit juga diperlukan untuk menghindari risiko penularan penyakit.
"Untuk mencegah penularan terulang lagi, hindari berdekatan dengan orang yang sakit flu batuk, dan seringlah cuci tangan,” katanya.
Kalau selama berpuasa terserang flu dan batuk yang tidak sembuh setelah dua hari, Luciana mengatakan, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan bantuan medis yang dibutuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah