SuaraJawaTengah.id - Meski memiliki 16 kursi legislatif, tak membuat jumawa PDI Perjuangan untuk menghadapi kontestasi di Pilwakot Semarang pada November 2024 ini.
DPC PDI Perjuangan Kota Semarang pun membuka peluang koalisi dengan partai politik lainnya dalam menghadapi kontestasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2024.
"Kami tidak akan egois, walaupun punya 16 kursi (di legislatif, red.)," kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Kadarlusman di Semarang, Selasa (3/4/2024).
Dengan bekal 16 kursi di DPRD Kota Semarang, kata dia, mengatakan potensi partai berlambang banteng itu untuk mengusung sendiri calon pada pilwakot terbuka lebar.
"Potensi ngusung sendiri bisa, tetapi kami juga tidak terus menutup diri. Harus tetap membuka komunikasi politik dan sudah kami lakukan, dan memungkinkan juga kami koalisi," kata Pilus, sapaan akrabnya.
Ditanya parpol mana saja yang sejauh ini sudah berkomunikasi dengan PDI Perjuangan, ia hanya menjawab bahwa para pimpinan parpol yang juga anggota legislatif hampir tiap hari ketemu dengannya.
Yang pasti, kata dia, PDI Perjuangan memiliki mekanisme penjaringan bakal calon yang nantinya juga diterapkan pada Pilwakot Semarang 2024 untuk mencari calon yang terbaik.
Diakuinya, beberapa tokoh sudah bermunculan pada bursa Pilwakot Semarang 2024, termasuk dari kalangan nonparpol sehingga dipersilakannya mendaftar jika sudah dibuka penjaringan.
"Beberapa tokoh muncul tidak dari partai, ya monggo saja kalau mau mendaftarkan. Ada tokoh sudah nampak, sudah berkeliling, muter, tetapi enggak punya partai. Mereka kan harus daftar partai," katanya.
Baca Juga: Dua Sosok Ini Bakal Jadi Penentu Ade Bhakti Maju Pilwakot Semarang 2024
Mengenai sosoknya yang sempat disebut masuk dalam bursa calon wali kota dan wakil wali kota, Pilus yang juga Ketua DPRD Kota Semarang mengaku sejauh ini belum memikirkan untuk mencalonkan diri pada Pilwakot Semarang 2024.
"Kalu saya malah belum ke sana, pemikiran saya belum ke sana. Kan masih banyak tokoh yang mungkin lebih baik, banyak tokoh di luar saya yang lebih keren dan lebih mumpuni," katanya.
Yang pasti, Pilus berharap Pilwakot Semarang 2024 bisa berjalan lancar sehingga bisa terlaksana sesuai dengan jadwal pilkada serentak yang sudah ditetapkan pada 27 November 2024.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal pilkada serentak berlangsung pada 27 November 2024 yang akan berlangsung di 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo