SuaraJawaTengah.id - Nggak terasa lebaran Idulfitri di depan mata. Selain puasa, momentum merayakan hari kemenangan banyak dinantikan umat muslim.
Nah, setiap menjelang lebaran biasanya masyarakat akan berburu fesyen atau baju baru. Memakai baju baru di hari raya idulfitri seperti sudah jadi tradisi yang tidak boleh terlewatkan.
Mendekati lebaran idulfitri masyarakat Kota Semarang sudah mulai berburu baju baru. Salah satu tempat yang jadi jujugan adalah Pasar Johar.
Pantauan Suara.com di lokasi, masyarakat terlihat memadati kios yang menjajakan aneka ragam fesyen. Bahkan mereka nampak sibuk melirik dan memilih baju lebaran yang sedang ngetrend.
Pemilik kios Cahaya Collection, Retno Wening memaparkan hingga lima hari mendekati lebaran. Baju berbahan silk paling ramai dicari oleh masyarakat.
Di dunia tekstil, bahan silk sudah cukup familiar. Apalagi banyak variasi sehingga mudah digandrungi kaum hawa.
"Armani silk, grip silk kaftan, lionel silk dan lain-lainnya masih banyak dicari," kata perempuan yang akrab disapa Retno tersebut, Kamis (4/4/2024).
Retno mengungkapkan tidak semua orang Indonesia menyukai bahan plisket. Sebab jika kepanjangan untuk memotong bahan tersebut agak susah. Apalagi mayoritas orang Indonesia tidak terlalu tinggi.
Sedangkan untuk tren warna mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Jika pada lebaran tahun 2023 warna hijau sage jadi primadona. Tahun 2024 ini selera masyarakat berganti ke warna ice blue.
"Ya, sekarang trendnya masyarakat senang sama warna birunya pak Prabowo," jelasnya.
Sejauh ini masyarakat yang datang ke kiosnya lebih banyak membeli long dress dan gamis. Di kiosnya menjajakan aneka fesyen mulai dari tunik hingga mini dress.
Disisi lain pemilik kios Butik Ferry Setiawan Official, Ferry Setiawan jusrtu menerangkan trend warna baju lebaran tahun 2024 yang disukai masyarakat yakni "earth tone" atau warna-warna yang identik dengan bumi dan seisinya.
"Menurut pengamatan saya orang-orang sekarang ini lebih menyukai warna tanah. Coklat tua, terakota dan nude masih akan jadi tren beberapa tahun ke depan," ungkap Ferry.
Memang bahan silk masih jadi buruan. Tapi menurutnya bahan yang patut dicoba masyarakat dan kualitasnya nggak beda jauh dengan silk yakni busana berbahan brokat.
"Dengan model abstrak, garis, kotak atau simetris mungkin bisa jadi pilihan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya