Biaya perjalanan dan waktu libur yang relatif singkat jadi pertimbangan Mela tidak mudik. Orang tuanya mengerti dan nggak pernah memaksa anaknya untuk mudik setiap tahun.
Sebagai anak yang lahir dan besar di Jambi. Mela tentunya merindukan setiap momen menjelang lebaran bersama keluarganya di rumah.
"Persiapan bikin ketupat, bersih-bersih rumah, dan panas-panasaran berburu baju lebaran adalah momen-momen yang aku rindukan," ujarnya.
Karena keluarganya campuran dari suku Melayu dan Jawa. Perempuan lulusan UIN Walisongo ini juga merindukan sajian masakan yang multi etnis.
"Makanan tuh benar-benar beragam dari berbagai suku. Misalnya bikin ketupat, gulainya harus khas Betawi. Rendangnya harus khas Minang dan lain-lainnya," cetusnya.
Dalam lubuk hatinya, Mela ingin sekali setiap momen lebaran dilewati bareng keluarga besarnya.
"Agenda tahun ini sama, misal lebaran di rantaun itu ya salat ied dan nyiapin mau makan apa. Nggak ada yang istimewa," paparnya.
Mudik Gratis
Untuk menekan angka kecelakaan masyarakat saat mudik. Pemerintah hingga pihak swasta banyak mengadakan program mudik lebaran gratis.
Baca Juga: Demi Sang Buah Hati, Pemudik dari Tangerang Ajak Kucing Kesayangan Mudik ke Semarang
Salah satu instansi yang menyemarakkan program mudik gratis adalah PT Pelni. Perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran tersebut mengangkut para pemudik dengan KM Dobonsolo.
"Ini adalah arus mudik gratis dengan jumlah penumpang 2.435 jiwa dan roda dua turun sebanyak 839," ucap Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Ototitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Siswanto.
Untuk menyukseskan program mudik gratis jalur laut. Pihaknya menyediakan 59 kapal dari dua operator pelayaran PT Pelni dan Darma Lautan Utama.
"Puncaknya besok ada lima kapal yang tiba sekaligus di Pelabuhan Semarang," katanya.
Selain arus mudik, pihaknya juga sudah siap menyambut arus balik nanti. Siswanto berharap masyarakat senang mengikuti program mudik gratis melalui jalur laut tersebut.
"Soal kenyamanan mohon ditanyakan kepada penumpang. Semua fasilitas untuk mudik diberikan oleh PT Pelni seperti makan dan tempat tidurnya," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!