Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 05 Juli 2024 | 23:39 WIB
Seri perdana Trial Game Dirt 2024 di Sirkuit Lapangan Garnisun, Semarang, pada Jumat (5/7/2024). [Istimewa]

Sementara di kelas Campuran Open, rivalitas juga terjadi diantara dua rider kenamaan yakni Lantian Juan dan Ivan Harry Nugroho yang memimpin klasemen sementara dengan raihan total poin di Heat 1 dan Heat 2 masing-masing 47. 

Membuntuti di posisi tiga, crosser asal tim BSM313, M.Excel dengan torehan poin 40.

Menurut Lantian Juan, Trial Game Dirt 2024 lebih menantang dan menguji fokus setiap rider. Regulasi konversi poin yang baru diterapkan di tahun ini, membuat dirinya bertarung habis-habisan dengan strategi matang demi meraih kemenangan. 

Di samping itu, pebalap bernomor start 12 ini mengaku bahwa obstacle big foot jump yang lokasinya berada tepat di depan garis start cukup menantang. Namun berkat ketelitian dan fokus yang baik, Ia berhasil mencetak poin maksimal di Heat 2 dan mengejar ketertinggalannya dari Ivan Harry yang memimpin di Heat 1.

Baca Juga: Tak Perlu Jauh-jauh! Deteksi Dini Penyakit Kini Bisa Dilakukan di Tingkat RW Kota Semarang

“Untuk melewati big foot jump diperlukan waktu adaptasi yang cukup panjang, saya baru bisa menaklukan obstacle tersebut di Heat 2. Walaupun perolehan poin saya dan Ivan Harry sama, saya tetap optimis bisa menyabet gelar juara kelas Campuran Open di seri perdana ini, sekaligus mempertahankan gelar Juara Umum Trial Game Dirt nantinya,” papar Lantian.

Terakhir di kelas Campuran Non Seeded, poin dikonversikan dari best time setiap dua heat (Heat 1 dan Heat 2) serta (Heat 3 dan Heat 4). Bayu Seto Aji lewat catatan best time 01:59,695 dengan jumlah poin 25 (Heat 1 dan Heat 2) berhasil memimpin klasemen sementara. Diikuti oleh Rivaldi Juan dengan best time 02:02,032 dengan jumlah poin 22. Sementara M. Zidane menduduki posisi ketiga dengan best time 02:02,156 dengan jumlah poin 20.

Trial Game Dirt 2024 di Semarang masih akan berlanjut besok Sabtu (6/7). Para rider di tiga kelas utama yaitu FFA Open, Campuran Open dan Campuran Non Seeded wajib menuntaskan balapan Heat 3 dan Heat 4. 

Selain itu, pebalap di kelas FFA Master juga harus mengumpulkan poin maksimal di 2 Heat. Pebalap dengan akumulasi poin terbanyak dan ketepatan menaklukan rintanganlah yang berhak dinobatkan menjadi juara Trial Game Dirt 2024 Seri Semarang.

Baca Juga: Darurat Judi Online di Semarang, Wali Kota: Bisa Picu Masalah Keluarga

Load More