- PT Semen Gresik memberdayakan ratusan perempuan di Desa Ngampel, Blora melalui program Bumi Kartini untuk mendukung ketahanan pangan.
- Program ini mengolah limbah ternak menjadi pupuk cair serta mengoptimalkan lahan pekarangan guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
- Inisiatif ini berhasil mendukung capaian PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup serta mendorong produktivitas pembangunan ekonomi desa berkelanjutan.
SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik memaknai momentum Hari Kartini sebagai penguatan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan melalui program pemberdayaan yang berdampak sosial dan ekonomi, sekaligus mendukung capaian PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia serta berbagai penghargaan tingkat nasional lainnya.
Implementasi tersebut diwujudkan melalui program Bumi Kartini yang melibatkan ratusan perempuan Desa Ngampel, Kabupaten Blora dalam aktivitas pertanian dan pengelolaan lingkungan.
Melalui program ini, perusahaan mendorong peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, serta optimalisasi potensi lokal secara berkelanjutan.
Program pemberdayaan ini memanfaatkan lahan pekarangan dengan melibatkan sebanyak 879 anggota.
Kegiatan dilakukan meliputi penanaman berbagai sayuran dan buah-buahan bergizi untuk mendukung ketahanan pangan, hingga pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk cair (biourin) yang memiliki nilai ekonomis.
Melalui pendekatan ekonomi sirkular, program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mampu mengatasi permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan limbah.
Limbah yang sebelumnya menjadi persoalan kini diolah menjadi produk yang memberikan manfaat.
Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Taufik Susanto, menyampaikan bahwa program Bumi Kartini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan perempuan yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan.
“Kami melihat perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan,” terangnya.
Baca Juga: Semen Gresik Gelar Silaturahmi Bersama dengan Puluhan Media Partner Se-Jawa Tengah
Ia menambahkan, keberhasilan program ini terwujud melalui menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui program ini, kami tidak hanya menghadirkan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan,” terang Taufik Susanto.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa capaian Bumi Kartini tercermin dari peningkatan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif serta kontribusi aktif dalam pembangunan desa.
“Hal ini sejalan dengan semangat Hari Kartini dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan perempuan,” jelasnya.
Menurutnya, program ini turut mendukung upaya perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, tercermin dari capaian PROPER Hijau. “Ke depan, kami berharap Bumi Kartini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Jumlah Korban Keracunan MBG di Pati Terus Bertambah, Kini Capai 401 Orang, Posyandu Kena Dampak
-
KLB Keracunan MBG di Pati: Korban Capai 269 Orang, BGN Ancam Tutup SPPG
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara