SuaraJawaTengah.id - Pembangunan Jalan atau proyek Tol Semarang-Demak saat ini mencapai progres 20 persen, menurut Direktur Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Rachman Arief Dienaputra.
Proyek ini menggunakan teknologi konstruksi berbasis cerucuk bambu yang inovatif, berfungsi ganda sebagai tanggul laut untuk mengatasi rob.
"Dengan cerucuk bambu dan teknologi baru ini, kami optimis proyek dapat selesai pada 2027," ujar Rachman usai peresmian Jalan Layang Madukoro, Semarang dikutip dari ANTARA pada Rabu (9/12/2024).
Proyek ini diharapkan menjadi solusi signifikan untuk mengurangi kemacetan dan dampak rob yang selama ini menghambat jalur transportasi di kawasan tersebut. Selain itu, proses pembebasan lahan telah rampung, mempercepat pelaksanaan pembangunan.
Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya meresmikan Jalan Layang Madukoro, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Jalan Tol Semarang-Demak adalah prioritas utama pemerintah untuk memperbaiki arus transportasi dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Inovasi penggunaan cerucuk bambu dalam proyek tol ini menjadi sorotan sebagai salah satu terobosan dalam pembangunan infrastruktur, mempertegas komitmen pemerintah terhadap penerapan teknologi ramah lingkungan sekaligus solusi atas permasalahan lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama