SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca untuk wilayah Semarang yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin (10/2/2025).
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Prakirawan cuaca BMKG, Bagas Briliano, menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Tengah akan mengalami kondisi berawan hingga hujan ringan, tetapi Semarang diprediksi mengalami hujan petir yang lebih intens.
"Waspadai hujan petir di wilayah Semarang dan juga Surabaya," ungkap Bagas dalam keterangannya.
Hujan petir ini diperkirakan akan terjadi pada sore hingga malam hari. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko banjir di beberapa titik rawan serta mengganggu mobilitas warga.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari tempat terbuka saat hujan petir berlangsung serta berhati-hati terhadap potensi angin kencang.
Selain Semarang, beberapa kota di Indonesia juga mengalami cuaca ekstrem. Di wilayah Sumatra, hujan ringan terjadi di Medan, sedangkan di Pulau Jawa, Bandung mengalami cuaca berawan tebal dan hujan petir juga diprediksi terjadi di Surabaya.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG serta mengambil langkah-langkah pencegahan guna menghindari dampak buruk dari kondisi cuaca ekstrem ini.
Baca Juga: 10 Ide Romantis untuk Merayakan Hari Valentine bagi Pasangan LDR
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding
-
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi
-
Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo
-
Jelang HUT ke-131, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan dan Memajukan Negeri