Salah satu kegiatan yang diadakan adalah Bazar Ramadan Fest, yang diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.
Sumarno menambahkan bahwa kegiatan bazar seperti ini juga berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal. "Dengan adanya perputaran ekonomi ini, masyarakat bisa menikmati manfaatnya secara langsung," ujarnya.
Tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, bazar Ramadan juga menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan mengenalkan produk mereka kepada lebih banyak konsumen.
Dengan demikian, diharapkan para pelaku usaha kecil dapat terus berkembang dan meningkatkan kapasitas produksinya.
Dukungan Kebijakan dan Kelancaran Arus Mudik
Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, arus mudik yang tinggi juga perlu diimbangi dengan kebijakan yang mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyebutkan bahwa pemudik diperkirakan mulai bergerak pada Jumat (21/3/2025), seiring dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan oleh sejumlah kementerian.
"Dengan adanya WFA, banyak pekerja yang bisa lebih fleksibel dalam mengatur perjalanan mudiknya, sehingga arus lalu lintas dapat lebih terdistribusi dan tidak menumpuk di satu waktu tertentu," jelasnya.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran perjalanan, termasuk kesiapan jalur transportasi, peningkatan layanan kesehatan, dan pengamanan di titik-titik strategis.
Baca Juga: Dari Hobi Coklat Jadi Omzet Jutaan: Simak Kisah Inspiratif Cokelat Ndalem
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan guna memastikan mudik berjalan aman dan lancar.
Di luar dampak jangka pendek yang dirasakan selama periode mudik, aktivitas ekonomi yang meningkat ini juga berpotensi memperkuat fondasi ekonomi daerah dalam jangka panjang.
Dengan meningkatnya konsumsi dan perputaran uang di Jawa Tengah, sektor usaha kecil dan menengah diharapkan semakin berkembang, menciptakan lebih banyak peluang kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal.
Selain itu, momen mudik juga dapat menjadi ajang promosi bagi sektor pariwisata di Jawa Tengah. Banyaknya pemudik yang datang dapat menjadi peluang bagi destinasi wisata lokal untuk menarik lebih banyak pengunjung, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan sektor pariwisata dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ke depan, pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat terus bersinergi dalam memanfaatkan setiap momentum ekonomi, termasuk musim mudik, sebagai pendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, bukan hanya masyarakat yang mendapatkan manfaat langsung, tetapi juga ekonomi daerah yang semakin kokoh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo