SuaraJawaTengah.id - Harga tiket pesawat untuk rute Jakarta-Semarang pada 29 Maret 2025 mengalami lonjakan drastis.
Berdasarkan pantauan di Google Travel, harga tiket untuk penerbangan dengan satu kali transit mencapai lebih dari Rp5,4 juta, bahkan ada yang menyentuh angka Rp7,7 juta.
Lonjakan harga ini tentu membuat calon penumpang berpikir ulang untuk menggunakan moda transportasi udara.
Menurut data dari Google Travel, penerbangan yang tersedia antara lain:
- Thai Lion Air, keberangkatan pukul 06.00 WIB dan tiba di Semarang pukul 11.25 WIB, dengan satu kali transit di Pangkalan Bun (PKN) selama 3 jam. Harga tiket mencapai Rp 5.486.330.
- Batik Air, dengan jadwal dan rute yang sama, namun harga lebih tinggi yaitu Rp 7.715.750. Selain itu, penerbangan ini menghasilkan emisi karbon sebesar 146 kg CO2e, meningkat 139% dibanding rata-rata penerbangan langsung.
Dengan harga tiket yang mencapai jutaan rupiah dan waktu tempuh hingga 5 jam 25 menit termasuk transit, perjalanan udara menjadi pilihan yang kurang ekonomis bagi banyak calon penumpang.
Lonjakan Harga yang Tidak Wajar?
Lonjakan harga tiket pesawat ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan calon penumpang. Biasanya, penerbangan langsung Jakarta-Semarang hanya memakan waktu sekitar satu jam dengan harga normal berkisar antara Rp500.000 hingga Rp 1,5 juta.
Namun, dengan harga yang mencapai lebih dari Rp5 juta, bahkan hampir Rp8 juta, masyarakat mulai mempertimbangkan moda transportasi alternatif.
Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi kenaikan harga tiket ini antara lain tingginya permintaan menjelang libur panjang, keterbatasan jumlah penerbangan langsung, serta kebijakan maskapai dalam mengatur tarif.
Baca Juga: Waspada Cuaca Saat Mudik Lebaran 2025, BMKG Prediksi Hujan dan Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Jateng
Selain itu, adanya transit di Pangkalan Bun menambah waktu perjalanan secara signifikan, yang justru membuat pesawat kalah efisien dibandingkan moda transportasi darat.
Bus Jadi Solusi Hemat
Bagi masyarakat yang ingin tetap bepergian ke Semarang tanpa harus mengeluarkan biaya besar, bus antarkota antarprovinsi (AKAP) bisa menjadi alternatif yang lebih ekonomis.
Tiket bus eksekutif dari Jakarta ke Semarang berkisar antara Rp300.000 hingga Rp500.000, jauh lebih murah dibandingkan harga tiket pesawat saat ini.
Selain harga yang lebih terjangkau, perjalanan dengan bus juga memiliki fleksibilitas lebih banyak dalam hal jadwal keberangkatan.
Beberapa operator bus seperti Rosalia Indah, Sinar Jaya, dan Nusantara menyediakan layanan dengan kenyamanan tinggi, seperti kursi yang bisa direbahkan, fasilitas hiburan, dan makanan ringan selama perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun