Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pertanian Jawa Tengah, khususnya dalam empat bulan pertama 2025. Menurutnya, apa yang telah dilakukan Jawa Tengah dapat menjadi teladan bagi daerah lain dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kalau Jawa Tengah bisa, maka daerah lain juga harus bisa. Ini bukan sekadar panen, tapi momentum kedaulatan pangan. Kalau kita mampu amankan panen kita, apa pun yang terjadi di luar negeri tidak akan terlalu berdampak bagi kita,” ujar Prabowo yang dilakukan secara daring.
Dengan kekuatan kolaborasi, komitmen pemerintah daerah, dan kerja keras para petani, Jawa Tengah saat ini bukan hanya berjuang memenuhi target, tetapi juga menjadi garda depan mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang