Sebagai penghormatan, daerah itu kini dikenal dengan nama Jalan Syuhada’.
Potensi Pahlawan Nasional
KH Thohir wafat pada 10 Februari 1968. Meski telah berpulang puluhan tahun lalu, kiprahnya masih dikenang dan dirasakan masyarakat hingga kini.
Ketua LTN PCNU Kota Semarang, Dr. Muhammad Kholidul Adib, menyebut bahwa jejak perjuangan KH Thohir masih terpelihara lewat cerita tutur para sesepuh. Namun, dibutuhkan upaya serius untuk menggali data sejarah secara akademik agar dapat mengusulkannya secara resmi sebagai Pahlawan Nasional.
"Perlu dokumentasi lengkap, penelitian, dan penyusunan biografi utuh. Dengan bekal narasi sejarah yang kuat dan kontribusi nyata beliau dalam perjuangan kemerdekaan, KH Thohir berpotensi besar untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional," ujar Adib.
Dengan ketokohan sebagai ulama mursyid, pendidik, dan pejuang kemerdekaan, KH Thohir bukan hanya milik warga Penggaron atau Semarang, tetapi menjadi bagian dari sejarah bangsa.
Sudah saatnya, narasi perjuangan para ulama santri seperti KH Thohir diangkat ke panggung nasional, agar generasi mendatang mengenal bahwa kemerdekaan diraih juga melalui doa, ilmu, dan keberanian dari para ulama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin