Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) juga menyalurkan bantuan zakat kepada siswa kurang mampu, sebagai bagian dari komitmen kolaboratif antara negara dan masyarakat dalam menjamin pemerataan akses pendidikan.
Puncak rangkaian acara ditandai dengan peresmian Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Banyumas yang telah rampung dibangun. Sekolah ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus, sebagai bagian dari upaya menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak, tanpa kecuali.
Dengan berbagai langkah konkret ini, Ahmad Luthfi membuktikan bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya sebatas slogan, melainkan kerja nyata dan terencana. Ia menutup rangkaian acara dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif dalam mendukung gerakan kembalinya ATS ke sekolah demi masa depan Jawa Tengah yang lebih cerah dan berkeadilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga