SuaraJawaTengah.id - Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung akselerasi ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang. Program ini menyasar sektor pariwisata, pertanian, dan perdagangan, dengan tujuan memperkuat pemberdayaan masyarakat dan infrastruktur publik secara berkelanjutan.
Iwan Tri Imawan Senior Vice President Bank Mandiri Semarang mengatakan, bantuan yang disalurkan di salah satu kawasan wisata itu mencakup revitalisasi Mini Theatre Wisata Gedong Songo, pengadaan dua unit shuttlecar, serta tiga unit motor angkut untuk mendukung mobilitas petani dan pedagang.
Selain itu, Bank Mandiri juga mendukung pembangunan 10 titik greenhouse di Dusun Talun, penyediaan mini laboratorium dan mesin produksi pupuk cair, fasilitas cold storage di Pasar Bandungan, pembangunan fasilitas umum di kawasan wisata, serta penanaman 500 bibit pohon mangga dan alpukat sebagai bagian dari program penghijauan.
Adapun, seremoni serah terima bantuan dilaksanakan pada Jumat (9/5) di alun-alun Bung Karno Kabupaten Semarang yang turut dihadiri oleh Bupati serta pemangku kepentingan, antara lain Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dinas Perdagangan, PHRI Kabupaten Semarang, Paguyuban Persada Pasar Bandungan, Paguyuban P4S, Paguyuban Mitra Subur Mandiri, Paguyuban Shelter Pasar Bandungan, Gapoktan Genika Makmur, Gapoktan Rukun Makmur serta perwakilan Manajemen Bank Mandiri.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui layanan perbankan, serta dukungan nyata terhadap pengembangan kawasan wisata dan sektor pertanian. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Iwan Tri Imawan menambahkan, program TJSL Bank Mandiri ini sejalan dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan perusahaan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui akselerasi program-program sosial dan lingkungan, Bank Mandiri berupaya menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Dengan adanya program ini, diharapkan kawasan Bandungan dapat semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan dan pusat pertanian yang produktif di Kabupaten Semarang. Bank Mandiri akan terus melanjutkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia,” pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Berkah Ramadan: Bank Mandiri Bagikan Ribuan Paket untuk Yatim, Dhuafa dan Lansia
-
Kementerian BUMN Gelar Workshop untuk Tingkatkan Kompetensi Pegawai dalam Berkomunikasi dengan Masyarakat
-
Konsisten! Bank Mandiri Dorong Prestasi dan Inklusivitas melalui Peparnas XVII di Solo
-
Pro UMKM! Bank Mandiri Catat Penyaluran KUR Tembus Rp19,33 triliun per Juni 2024
-
Menyala Sejak Dini! Bank Mandiri Jual Tiket Timnas Garuda Asia di Ajang AFF U-16 via Livin Sukha
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga