Acara pengundian juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan menarik, mulai dari penampilan seni budaya lokal, pembagian doorprize, hingga interaksi langsung dengan para nasabah. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari ramainya pengunjung yang hadir di lokasi acara.
Transparansi dan Kepercayaan
Proses pengundian hadiah dilakukan secara transparan dan disaksikan langsung oleh perwakilan dari Dinas Sosial, pihak notaris, aparat kepolisian, serta perwakilan nasabah. Hal ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk menjamin bahwa setiap proses berjalan dengan jujur dan adil.
“Kami menjamin seluruh proses undian dilakukan secara fair, dengan mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan nasabah adalah prioritas utama kami,” ungkap Yudhiarto menegaskan.
Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BRI terus memperkuat jaringannya hingga pelosok desa. Program Simpedes menjadi salah satu instrumen utama BRI dalam memperluas inklusi keuangan dan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat terbawah.
Yudhiarto juga menyampaikan bahwa selain program hadiah, BRI juga aktif memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, termasuk penggunaan layanan digital seperti BRImo, yang memudahkan transaksi dan pengelolaan keuangan sehari-hari.
“Kami terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Digitalisasi menjadi bagian penting dalam pelayanan kami. Namun, nilai-nilai tradisional seperti kedekatan dengan masyarakat dan pelayanan langsung tetap kami jaga,” pungkasnya.
Dengan suksesnya acara Panen Hadiah Simpedes semester II ini, BRI Cepu berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan nasabah dan meningkatkan semangat menabung di masyarakat. Para nasabah yang belum beruntung di periode ini pun masih berkesempatan untuk ikut serta di periode berikutnya.
Baca Juga: Setitik Harapan dari BRI Slawi untuk Para Penghafal Al-Quran di Ponpes Al Anwar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan