General Manager Bandara Ahmad Yani, Fajar Purwawidada, menyebut pihaknya terus bekerja keras untuk mendukung pembukaan berbagai rute internasional, baik yang berbasis wisata maupun industri. Ia menilai, posisi geografis Jawa Tengah yang strategis serta keberadaan kawasan industri besar membuat konektivitas internasional menjadi keharusan.
Fajar bahkan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjajaki kemungkinan membuka kembali rute Semarang–Tiongkok, yang sebelumnya pernah aktif sebelum pandemi COVID-19.
"Selain AirAsia, yang sudah pasti Scoot Airlines antara September-Desember 2025. Dan potensi lainnya yang sedang kami dorong adalah Semarang–China, karena permintaan dari kawasan industri tinggi," jelasnya.
Kembalinya status internasional Bandara Ahmad Yani juga menjadi angin segar bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah. Konektivitas udara langsung dengan negara tetangga akan mempermudah akses wisatawan mancanegara menuju destinasi unggulan seperti Borobudur, Karimunjawa, dan Dieng.
Di sisi lain, sektor perdagangan juga mendapat keuntungan, khususnya dalam pengiriman barang bernilai tinggi serta pertemuan bisnis yang lebih cepat dan efisien. Bandara Ahmad Yani diharapkan tidak hanya menjadi pintu keluar, tetapi juga gerbang masuknya potensi besar dari luar negeri ke jantung ekonomi Jawa Tengah.
Dengan dibukanya kembali jalur udara internasional, Semarang dan Jawa Tengah kini menatap peluang besar dalam memacu pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas global.
Upaya ini tak sekadar menghadirkan kembali penerbangan lintas negara, tetapi menjadi simbol kebangkitan peran strategis Jateng dalam peta mobilitas Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
- Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Pilihan
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
Terkini
-
Jawa Tengah Bersiap Sambut 'Serbuan' Pemudik Lebaran 2026: Antara Kerinduan dan Kesiapan Darurat
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%
-
Waspada Jateng! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sangat Lebat, 2 Bibit Siklon Jadi Pemicu
-
Promo Hampers Lebaran Superindo Diskon Gila-gilaan, Bingkisan Idul Fitri Cuma Rp70 Ribuan