“Kami melihat bahwa masa depan layanan publik di tingkat desa akan sangat tergantung pada sinergi antar sektor. Maka itu, kami tidak berhenti hanya pada transaksi keuangan, tetapi juga aktif membangun jejaring ekonomi yang lebih luas, termasuk sektor pangan dan UMKM,” ujar Ahmad.
Langkah ini, menurutnya, juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan strategis di tengah gejolak harga dan tantangan distribusi.
Melalui agen-agen yang telah memiliki infrastruktur dan hubungan sosial yang mapan, berbagai program distribusi pangan akan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dalam waktu dekat, BRI BO Blora menargetkan peningkatan jumlah Agen BRILink yang merangkap sebagai mitra RPK. Pelatihan dan pendampingan akan terus diberikan agar para agen mampu menjalankan fungsi ganda dengan profesional, transparan, dan efisien.
“Program ini tidak berhenti di peluncuran saja. Kami akan terus memantau implementasinya dan memberikan dukungan penuh kepada para agen agar bisa menjalankan peran barunya dengan baik. Tujuan akhirnya adalah masyarakat terbantu, dan ekonomi lokal semakin tumbuh,” pungkas Ahmad Zakaria.
Dengan langkah ini, BRI tak hanya memperluas layanan keuangan, tetapi juga memperkuat jaring distribusi pangan nasional. Agen BRILink kini menjelma sebagai simpul strategis di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan layanan finansial sekaligus menjamin ketersediaan pangan pokok secara merata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang