SuaraJawaTengah.id - Pernahkah Anda bangun tidur dan menemukan ada lebam kebiruan di paha atau lengan tanpa tahu penyebabnya? Sebagian orang langsung mengaitkannya dengan hal mistis: “Wah, dijilat setan nih!”
Meski terdengar menyeramkan, lebam karena dijilat setan, mari kita bahas lebih dalam. Apakah benar lebam tersebut ulah makhluk gaib? Atau ada penjelasan medis yang lebih masuk akal?
Dikutip dari kanal YouTube ZEM Entertainment Media Berikut ini 7 fakta yang bisa membantu Anda memahami realitas di balik mitos tersebut:
1. Mitos “Dijilat Setan” Sudah Lama Beredar di Masyarakat
Di berbagai daerah di Indonesia, mitos tentang lebam tanpa sebab sering disebut sebagai tanda “dicubit” atau “dijilat” setan. Biasanya muncul di bagian paha, lengan, atau perut saat tidur malam. Mitos ini hidup dari cerita-cerita turun-temurun, dan hingga kini masih dipercaya sebagian masyarakat.
Namun, kepercayaan ini belum pernah terbukti secara ilmiah dan sering kali mengaburkan fakta medis yang justru lebih penting untuk diketahui.
2. Lebam Terjadi Karena Pembuluh Darah Kecil Pecah
Dalam dunia medis, lebam (atau memar) terjadi karena pecahnya pembuluh darah kecil di bawah permukaan kulit. Ketika ini terjadi, darah merembes ke jaringan sekitarnya, sehingga kulit tampak biru, ungu, atau hijau kekuningan seiring proses penyembuhan.
Proses ini bisa terjadi bahkan tanpa benturan keras. Misalnya, ketika Anda tidur dalam posisi tertentu terlalu lama, tekanan di satu titik tubuh bisa menyebabkan pembuluh darah halus pecah.
Baca Juga: 9 Mitos Bunga Melati yang Masih Dipercaya: Antara Mitos dan Melestarikan Budaya
3. Gangguan Pembekuan Darah Bisa Menyebabkan Lebam Tanpa Sebab Jelas
Jika Anda sering menemukan lebam yang muncul tiba-tiba tanpa alasan, bisa jadi tubuh Anda mengalami gangguan pembekuan darah. Beberapa kondisi medis seperti hemofilia, trombositopenia, atau penggunaan obat pengencer darah bisa memicu munculnya lebam tanpa trauma.
Inilah sebabnya mengapa penting untuk tidak langsung menghubungkannya dengan mitos, tapi mempertimbangkan kemungkinan kondisi medis yang perlu ditangani.
4. Kekurangan Vitamin Tertentu Bisa Memicu Lebam
Tubuh membutuhkan asupan vitamin tertentu untuk menjaga kekuatan dinding pembuluh darah. Kekurangan vitamin C, K, atau B12 bisa menyebabkan seseorang lebih mudah mengalami memar meski hanya terbentur ringan. Dalam beberapa kasus, bahkan tanpa disadari.
Jadi jika Anda merasa sering memar tanpa penyebab yang jelas, cek kembali pola makan Anda dan konsultasikan ke dokter bila perlu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti
-
Perkuat Kepercayaan Investor, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun