SuaraJawaTengah.id - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mitos-mitos yang berhubungan dengan kehamilan sudah menjadi bagian dari tradisi yang sulit terlepas.
Salah satu mitos yang cukup populer adalah kepercayaan bahwa ibu hamil harus membawa gunting atau benda tajam lainnya kemana-mana agar terhindar dari gangguan makhluk halus.
Mitos ini sering didengar di lingkungan tradisional, bahkan di daerah perkotaan pun tidak jarang ditemukan ibu hamil yang mengikuti saran ini.
Kepercayaan ini mengatakan bahwa makhluk halus seperti jin atau setan akan menjauh jika ibu hamil membawa benda tajam. Tentu saja, banyak yang bertanya-tanya: Apakah benar bahwa gunting atau benda tajam bisa melindungi ibu hamil dari gangguan makhluk halus?
Atau justru ini hanya sekadar mitos yang terus berkembang seiring waktu? Dikutip dari YouTube Dewi Sundari kita akan menelusuri asal-usul mitos ini dan apakah ada dasar ilmiah atau kebenaran yang mendukungnya.
1. Asal Usul Mitos Membawa Gunting
Mitos ini sudah ada sejak lama dan banyak dipercayai oleh orang yang tinggal di lingkungan tradisional, bahkan di perkotaan sekalipun.
Konon, ibu hamil yang tidak membawa gunting atau benda tajam lainnya akan diganggu oleh jin atau makhluk halus. Kepercayaan ini berawal dari keyakinan bahwa makhluk halus takut dengan benda tajam, terutama gunting.
2. Sejarah di Balik Saran Membawa Benda Tajam
Baca Juga: 7 Fakta Anak Kecil Melihat Hantu Menurut Ajaran Islam, Nyata Atau Ilusi Belaka?
Sebelum kita membahas lebih lanjut, penting untuk memahami kondisi di masa lalu. Di zaman dahulu, tidak seperti sekarang yang mudah untuk mendapatkan layanan medis.
Rumah sakit dan puskesmas tidak sebanyak sekarang, dan transportasi juga tidak secepat sekarang. Sehingga, ibu hamil, terutama yang sudah memasuki usia kandungan tua, disarankan untuk membawa benda tajam sebagai langkah antisipasi.
3. Antisipasi Persalinan Mendadak di Jalan
Pada zaman dahulu, ibu hamil yang sedang dalam perjalanan jauh atau berada di tempat terpencil bisa saja mengalami kontraksi mendadak. Jika tidak ada orang di sekitar atau akses ke bantuan medis terbatas, benda tajam, seperti gunting, bisa menjadi penyelamat.
Jika melahirkan di jalan, ibu bisa menggunakan gunting untuk memotong tali pusar bayi.
4. Peran Mistisisme dalam Tradisi Orang Tua
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang