SuaraJawaTengah.id - BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi BRI Blora dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Blora dalam kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Acara berlangsung di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, pada Senin (4/8/2025) dan dihadiri langsung oleh Kepala Unit BRI Tunjungan, Teguh Ari Suntoro. Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian pertemuan Pembinaan Wilayah (Pokbinwil) PKK se-Eks Kawedanan Blora.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Blora beserta jajaran pengurus, serta Ketua TP PKK Kecamatan Blora, Jepon, Bogorejo, Banjarejo, dan Tunjungan beserta anggota. Total peserta yang mengikuti acara mencapai 350 orang.
Dalam paparannya, Teguh Ari Suntoro menjelaskan bahwa program pinjaman KUR yang ditawarkan BRI sangat relevan bagi masyarakat, khususnya anggota PKK yang aktif dalam mengelola maupun mengembangkan usaha kecil.
Melalui akses permodalan yang mudah, terjangkau, serta didukung bunga rendah, KUR diharapkan mampu mendorong tumbuhnya UMKM baru sekaligus memperkuat usaha yang sudah berjalan.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat membuka wawasan ibu-ibu PKK mengenai pentingnya akses permodalan yang sehat dan legal untuk usaha. KUR dari BRI hadir untuk mendukung kebutuhan permodalan dengan proses mudah dan cepat, sehingga masyarakat bisa lebih leluasa mengembangkan usahanya,” ungkap Teguh dikutip dari keterangan tertulis pada Sabtu (30/8/2025).
Ketua TP PKK Kabupaten Blora yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyambut baik inisiatif BRI.
Ia menilai sosialisasi ini menjadi langkah positif dalam mendukung peran PKK sebagai motor penggerak ekonomi keluarga.
Baca Juga: Semarakkan HUT RI ke-80, BRI Purwodadi Dukung Aksi Donor Darah Kejari Grobogan
Dengan adanya kolaborasi ini, BRI berharap semakin banyak masyarakat yang teredukasi tentang layanan KUR dan mampu memanfaatkannya secara optimal.
Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga di Blora.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City