- Viral video pompa air di Kaligawe, Semarang, diam terendam banjir, disebut 'bingung lalu diam'.
- Narasi unik sebut pompa bukan rusak tapi 'lelah' setelah bekerja keras tanpa henti hadapi banjir.
- Komentar warganet soroti kejadian ini dengan jenaka, sebut pompa hanya pajangan dan butuh remidi.
SuaraJawaTengah.id - Sebuah pemandangan tak biasa di tengah kepungan banjir di kawasan Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, sukses menyita perhatian publik di dunia maya. Bukan karena ketinggian air, melainkan karena sebuah pompa air yang 'menyerah' pada keadaan.
Momen aneh tapi nyata ini diunggah oleh akun Instagram @infotainment_jateng dan langsung menjadi viral. Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mesin pompa penyedot air berwarna kuning terdiam tak berdaya.
Mesin tersebut tampak sudah terendam sebagian oleh air banjir yang keruh. Ironisnya, sebagai alat yang seharusnya menjadi garda terdepan melawan genangan, pompa itu justru mogok kerja dengan selang besar yang menjulur pasrah ke dalam air.
Lokasi kejadian diketahui berada tepat di depan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Sultan Agung, Kaligawe, sebuah area yang menurut warganet sudah menjadi langganan banjir.
Kisah pompa ini menjadi semakin unik berkat narasi yang disematkan dalam video dan takarir unggahan. Sebuah tulisan dalam video menyebut, "pompanya bingung akhirnya diem aja."
Keterangan ini diperkuat oleh narasi puitis dari pengunggah yang memersonifikasikan mesin tersebut seolah-olah memiliki perasaan. Menurutnya, pompa itu berhenti bekerja bukan karena mengalami kerusakan teknis.
"Pompa itu kini terdiam, bukan karena rusak, tapi karena lelah. Ia telah bekerja keras tanpa henti, dan kini ia cuma butuh istirahat. Sama seperti kita, apresiasi diri dengan memberinya jeda sejenak sebelum kembali berjuang," tulis akun tersebut.
Sontak, unggahan ini memicu gelombang komentar dari warganet yang merasa terhibur sekaligus miris dengan 'konsep' pompa lelah tersebut. Berbagai tanggapan jenaka hingga sindiran halus membanjiri kolom komentar.
Banyak yang sepakat bahwa kawasan tersebut memang sudah identik dengan banjir. "Langganan banjir ," tulis akun @ahmd_lutfiiii.
Baca Juga: Bersiap Menghadapi Tekanan Fiskal 2026: Ujian Nyata Kepala Daerah!
Beberapa netizen lain memilih untuk menanggapi dengan humor, mempertanyakan fungsi sebenarnya dari pompa tersebut. "gawe pajangan tok kui kok bro," timpal @kangju_14, yang menganggap pompa itu hanya untuk pajangan.
Komentar yang tak kalah menggelitik datang dari seorang warganet yang membawa-bawa nilai pelajaran sekolah. "mungkin nilai fisika ne 4 dan ra gelem remidi," celetuk @tdy.garage, seolah-olah pompa itu gagal paham cara kerja fisika air.
Ada pula yang melontarkan sindiran halus yang diduga ditujukan pada sistem birokrasi. "Sing penting iso digawe Laporan, urusan fungsi iku nomer 2 ," komentar @dodolan_barkas_semarang.
Sementara itu, warganet lain hanya bisa tertawa melihat konsep yang dianggap tidak umum ini. "Kucluuuk wkwkkwk Jan rak umum konsep e," kata @akvindendi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Pemprov Jateng Pastikan Penanganan, Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahapan Lelang
-
Transformasi BUMN Kian Diperkuat, Penerapan GCG Dinilai Beri Dampak Positif
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Ritual Sakral Waisak: Puluhan Biksu Jemput Air Berkah Umbul Jumprit untuk Sucikan Jiwa Manusia
-
Jateng Darurat Kekerasan Pesantren, Gubernur Luthfi Dorong Gerakan 'Asah-Asuh'