- BRI Cabang Slawi merealisasikan program TJSL BRI Peduli dengan merenovasi Mushola Baiturrokhim di Desa Jembayat, Kabupaten Tegal.
- Inisiatif renovasi rumah ibadah ini merupakan bagian dari pilar sosial program BRI Peduli yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
- Tujuan utama renovasi adalah mendukung kegiatan keagamaan serta mempererat tali persaudaraan dan karakter masyarakat setempat.
SuaraJawaTengah.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Slawi menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BRI Peduli, BRI Cabang Slawi merampungkan renovasi Mushola Baiturrokhim yang berlokasi di Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.
Bantuan ini merupakan langkah strategis BRI untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang peduli terhadap kebutuhan komunal.
Renovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan warga dalam menjalankan ibadah serta kegiatan keagamaan lainnya.
Program BRI Peduli TJSL merupakan implementasi dari komitmen perseroan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Mengacu pada Peraturan Menteri BUMN, program ini berfokus pada empat pilar utama, yaitu sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola, yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Inisiatif renovasi rumah ibadah ini masuk dalam pilar sosial, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pimpinan Cabang BRI Slawi, Arlin Suryani, menyatakan bahwa program ini adalah wujud syukur dan tanggung jawab perusahaan kepada lingkungan sekitar.
Menurutnya, mushola memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
Baca Juga: BRI Peduli Aspal Jalan Desa di Pemalang, Akses Ekonomi Warga Kini Makin Lancar
"Kami di BRI Slawi percaya bahwa kehadiran kami harus memberikan dampak positif yang nyata. Renovasi Mushola Baiturrokhim ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi ini adalah upaya kami untuk menyentuh hati masyarakat dan mendukung penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial di Desa Jembayat," ujar Arlin Suryani.
Lebih lanjut, Arlin menambahkan bahwa BRI ingin memastikan fasilitas ibadah yang layak dan nyaman dapat diakses oleh semua.
"Mushola adalah jantung kegiatan masyarakat, tempat anak-anak belajar mengaji, dan warga berkumpul. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap semangat kebersamaan dan kegiatan positif di Mushola Baiturrokhim akan semakin meningkat. Ini adalah cara kami menjadi sahabat sejati bagi masyarakat," tegasnya.
Bagi warga Desa Jembayat, renovasi ini memberikan manfaat yang sangat besar. Sebelum direnovasi, kondisi mushola mungkin kurang memadai untuk menampung seluruh jamaah atau untuk menyelenggarakan kegiatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Duh! 681 Kendaraan KDKMP Temanggung Sudah Tiba, Koperasi Belum Beroperasi