- Kemacetan mendorong konsumen memilih mobil irit BBM, seperti Suzuki Ertiga Hybrid (23 km/L) dan Honda Brio (22,6 km/L).
- Beberapa sedan dan MPV besar turut menawarkan efisiensi tinggi berkat teknologi hybrid, contohnya Corolla Altis Hybrid (21 km/L).
- Mobil ekonomis seperti Agya/Ayla (sekitar 21-22 km/L) menjadi pilihan terjangkau untuk efisiensi operasional harian.
SuaraJawaTengah.id - Kemacetan di kota-kota besar Indonesia membuat banyak orang semakin selektif memilih mobil. Selain kenyamanan, konsumsi bahan bakar menjadi faktor utama, karena mobil irit bukan hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga lebih ramah lingkungan.
Dari city car sampai MPV keluarga, sejumlah pabrikan kini menghadirkan opsi dengan efisiensi yang makin baik. Berikut 10 mobil paling irit BBM yang saat ini dijual di Indonesia, lengkap dengan data konsumsi bahan bakarnya.
1. Suzuki Ertiga Hybrid
Suzuki Ertiga Hybrid menjadi salah satu MPV paling irit yang ada di pasaran. Teknologi hybrid yang disematkan membuat konsumsi bahan bakarnya jauh lebih efisien dibanding versi konvensional.
Ertiga Hybrid hanya membutuhkan 1 liter bensin untuk menempuh sekitar 23 km per liter dalam kondisi ideal.
Selain irit, mobil ini juga menawarkan kenyamanan khas MPV keluarga dengan kabin lega, suspensi empuk, dan interior yang tampil cukup mewah di kelasnya.
Harga jualnya pun tergolong ramah di kantong, berkisar Rp280 juta hingga Rp302 juta, sehingga menjadi pilihan menarik bagi keluarga muda yang menginginkan mobil hemat biaya operasional.
2. Toyota Corolla Altis Hybrid
Di kategori sedan, Toyota Corolla Altis Hybrid menjadi salah satu yang paling unggul dari sisi efisiensi. Mobil ini diklaim 70% lebih hemat bahan bakar dibanding sedan bermesin bensin biasa.
Baca Juga: Liburan Akhir Tahun Low Budget, Intip Spesifikasi Mobil Bekas Toyota Agya 2014, Cuma Rp70 Jutaan?
Corolla Altis mampu menempuh jarak sekitar 21 km per liter, sementara emisinya 60% lebih rendah berkat teknologi hybrid Toyota.
Akselerasinya pun cukup gesit. Berdasarkan pengujian, mobil ini mencapai 0–100 km/jam hanya dalam 11,2 detik. Dengan desain elegan, fitur lengkap, dan performa halus, Corolla Altis Hybrid cocok bagi pengguna perkotaan yang ingin mobil irit namun tetap premium. Harga jualnya berada di kisaran Rp600 jutaan.
3. Honda Brio
Honda Brio menjadi salah satu city car yang paling banyak diminati karena keiritannya. Mobil mungil ini mampu mencapai konsumsi bahan bakar sekitar 22,6 km per liter. Efisiensi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Brio merajai penjualan di kelasnya.
Desainnya modern dan energik, cocok bagi pengguna muda maupun keluarga kecil. Manuvernya lincah, mudah dikendarai di jalan sempit, dan perawatannya tergolong mudah. Harga Brio berkisar Rp167 juta hingga Rp257 juta untuk varian tertinggi, menjadikannya opsi ideal untuk mobil pertama.
4. Toyota Agya & Daihatsu Ayla
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya