- Pelajar Kelas XI-6 MAN 1 Pati secara inisiatif membagikan makanan dari program MBG yang tidak terpakai pada Sabtu, 13 Desember 2025.
- Makanan tersebut dikemas ulang dengan baik lalu dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan seperti tukang becak dan lansia.
- Aksi sederhana ini bertujuan mencegah pemborosan pangan sekaligus menjadi pembelajaran karakter tentang empati dan kepedulian sosial.
SuaraJawaTengah.id - Kepedulian sosial ditunjukkan oleh sejumlah pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati. Para siswa Kelas XI-6 berinisiatif membagikan makanan dari program Menu Bergizi Gratis (MBG) yang tidak mereka konsumsi kepada warga sekitar yang dinilai lebih membutuhkan.
Aksi sederhana ini menuai apresiasi karena mampu mencegah pemborosan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertepatan dengan pelaksanaan classmeeting di sekolah. Pada hari itu, para siswa tetap menerima MBG berupa makanan ringan.
Namun karena fokus mengikuti berbagai lomba dan aktivitas kelas, sebagian makanan tidak sempat dikonsumsi.
Daripada dibiarkan terbuang, para siswa kemudian berdiskusi dan sepakat untuk membagikan makanan yang masih layak konsumsi tersebut.
Kesepakatan ini lahir dari kesadaran bersama bahwa makanan memiliki nilai yang lebih besar jika dimanfaatkan, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Aksi tersebut diketahui publik dari unggahan akun Instagram @patipaksore.
Mengubah Potensi MBG Mubazir Menjadi Manfaat
Sebelum dibagikan, para siswa terlebih dahulu mengemas ulang makanan dengan rapi agar tetap bersih dan pantas diterima. Setelah itu, mereka berkeliling di sekitar lingkungan sekolah dan area publik terdekat.
Sasaran penerima bantuan dipilih secara spontan, yakni warga yang mereka temui di sekitar lokasi, seperti tukang becak, juru parkir, hingga para lansia.
Baca Juga: Persagi Siap Tugaskan Ahli Gizi untuk Tutupi Kekurangan Tenaga di Dapur MBG
Aksi berbagi ini dilakukan tanpa seremoni atau tujuan pencitraan. Para siswa mendatangi penerima satu per satu dan menyerahkan makanan dengan sikap sopan. Meski tampak sederhana, langkah tersebut memberikan dampak yang berarti.
Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih dan mengaku terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh para pelajar.
Kisah ini kemudian menyebar luas di media sosial setelah diunggah dalam unggahan akun @patipaksore. Respons warganet pun mengalir deras di kolom komentar. Banyak yang mengapresiasi inisiatif para pelajar yang dinilai lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Seorang pengguna Instagram dengan akun @marufinpie menuliskan bahwa inisiatif para siswa ini terasa luar biasa dan bahkan dinilai melampaui kepedulian sebagian pihak yang memiliki kewenangan lebih besar. Sementara itu, akun @chooian yang mengaku sebagai alumni menyampaikan rasa bangga atas aksi adik-adik kelasnya.
Ungkapan kekaguman juga datang dari akun @maya_wifeson yang menuliskan rasa haru dan doa kebaikan atas tindakan tersebut.
Komentar serupa terlihat dari @aliasa1501 yang berharap agar aksi berbagi ini membawa keberkahan. Tak sedikit pula warganet yang menyebut para siswa sebagai anak-anak yang cerdas dan berhati mulia, seperti ditulis akun @amandaamelia2204.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sleman Siaga Karhutla, Lereng dan Hutan Gunung Merapi Jadi Perhatian
-
Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance
-
Ekspor Industri Jateng Melejit 41 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Justru Melambat
-
Sampah Bukan Cuma Urusan Pemerintah, Ahmad Luthfi Soroti Mentalitas Warga
-
Ekspor Jateng Tembus 7 Miliar Dolar, Sarif Abdillah: Jangan Cuma Jual Bahan Baku!