- Pesantren Darul Amanah Kendal adalah institusi Islam pertama fokus pengembangan bakat sepak bola profesional.
- Kurikulum terintegrasi menggabungkan disiplin ilmu agama dengan latihan fisik berstandar akademi.
- Tujuan utamanya adalah melahirkan atlet Timnas Indonesia berakhlak mulia dan religius dari Kendal.
SuaraJawaTengah.id - Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal mengukuhkan diri sebagai institusi pendidikan Islam pertama dan satu-satunya yang memfokuskan kurikulumnya pada pengembangan bakat olahraga sepak bola secara profesional.
Inovasi ini dilakukan dengan visi besar: melahirkan bibit-bibit unggul atlet Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang tidak hanya jago di lapangan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan karakter religius yang kuat.
Langkah berani ini diambil untuk memfasilitasi minat dan bakat besar para santri di bidang olahraga tanpa harus meninggalkan kewajiban mereka dalam menimba ilmu agama. Darul Amanah meyakini bahwa disiplin atlet dan disiplin santri adalah kombinasi sempurna untuk membentuk mentalitas juara.
Pusat Pelatihan Sepak Bola Berbasis Pesantren
Berbeda dengan kegiatan ekstrakurikuler pada umumnya, pendidikan sepak bola di Darul Amanah dikelola secara serius dengan standar akademi.
Program ini mencakup Kurikulum Terintegrasi: Jadwal latihan fisik dan teknik yang disusun tanpa mengganggu waktu pengajian dan sekolah formal.
Lalu Fasilitas Olahraga Standar: Penyediaan lapangan dan sarana penunjang yang mumpuni untuk mengasah kemampuan teknis santri.
Serta Pelatih Berpengalaman: Pendampingan oleh pelatih yang memahami metode pengembangan usia dini guna menjaring potensi terbaik sejak usia kecil.
"Kami ingin membuktikan bahwa pesantren bisa menjadi kawah candradimuka bagi calon pemain Timnas Indonesia. Kami mendidik mereka agar memiliki fisik yang tangguh seperti atlet profesional, namun tetap rendah hati dan taat beribadah seperti layaknya santri," ujar KH. Muhamad Fatwa Pimpinan Pesantren Darul Amanah Kendal dalam siaran persnya Selasa 23 Desember 2025.
Membangun Mimpi Menuju Timnas
Program ini difokuskan sejak usia dini, di mana para santri kecil dibekali dengan fundamental sepak bola yang benar.
Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, nama-nama santri dari pelosok Kendal ini akan menghiasi daftar pemain yang membela Merah Putih di kancah internasional.
Dengan fokus ini, Pesantren Darul Amanah kini menjadi destinasi utama bagi orang tua di seluruh Indonesia yang ingin anaknya mendapatkan pendidikan agama yang kuat sekaligus mengejar mimpi menjadi pesepak bola profesional.
Tentang Pesantren Darul Amanah Kendal:
Baca Juga: 9 Arti Mimpi Sepak Bola, Pertanda Keberhasilan atau Tanda Masalah?
Terletak di Sukorejo, Kendal, Pesantren Darul Amanah adalah lembaga pendidikan Islam yang terus bertransformasi.
Selain unggul dalam bidang akademik dan agama, Darul Amanah kini menjadi pionir dalam pengembangan bakat olahraga di lingkungan pesantren, menciptakan ekosistem di mana iman dan prestasi olahraga berjalan beriringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Bukan Hanya Uang Negara: Gubernur Tegaskan BUMD Jateng Harus Memberi Kontribusi Nyata untuk Rakyat
-
Indosat Ooredoo Hutchison Tancap Gas di 2026: Laba Bersih Melonjak Berkat Strategi AI
-
Semen Gresik Bagikan Hadiah Utama 3 Motor Matic kepada Sopir Hebat dengan Poin Tertinggi
-
Viral di Blora: Pria Kepergok Mesum Laporkan Warga atas Dugaan Penganiayaan
-
BRI Bantu 60.000 Keluarga Punya Rumah Subsidi di 2026, Begini Strateginya