- Peristiwa penendangan kucing hingga tewas terjadi di Lapangan Kridosono Blora pada Minggu (25/1) pagi oleh seorang pria tak dikenal.
- Setelah kejadian, pemilik kucing menerima ancaman dari pelaku; kini Polres Blora sedang mendalami kasus dan telah mengidentifikasi terduga pelaku berinisial PJ.
- Terduga pelaku PJ berpotensi dijerat Pasal 337 KUHP tentang penganiayaan hewan yang mengakibatkan kematian, memicu desakan publik akan keadilan.
SuaraJawaTengah.id - Insiden tragis yang menimpa seekor kucing di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, telah menyulut kemarahan publik dan menjadi sorotan utama di media sosial.
Sebuah video berdurasi 11 detik yang memperlihatkan kekerasan terhadap hewan tersebut beredar luas, memicu desakan agar pelaku segera ditangkap dan diadili.
Kepolisian Resor Blora kini tengah mendalami kasus ini, mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap kronologi lengkap serta menyeret pelaku ke meja hijau.
Minggu Pagi yang Berakhir Tragis di Lapangan Kridosono
Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu (25/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Pemilik kucing, yang identitasnya tidak disebutkan, mengajak hewan peliharaannya berjalan-jalan santai di Lapangan Kridosono.
Suasana lapangan saat itu relatif sepi, sebuah kondisi yang seharusnya menjamin ketenangan bagi mereka. Namun, ketenangan itu tiba-tiba terusik oleh tindakan keji seorang pria.
Menurut keterangan tertulis yang diunggah oleh pemilik akun media sosial TikTok @faridaarz, kucing kesayangannya tiba-tiba menjadi korban kekerasan.
Seorang pria tak dikenal secara brutal menendang kucing tersebut hingga akhirnya mati. Detik-detik mengerikan ini terekam dalam sebuah video singkat yang kemudian diunggah dan menyebar luas, memicu gelombang kecaman dari warganet.
Respon Pemilik dan Ancaman dari Pelaku
Baca Juga: Cara BRI Blora Bikin UMKM Lokal Naik Kelas: Kenalkan Platform Bisnis Qlola
Setelah kejadian itu, pemilik kucing yang syok dan marah sempat mencoba menanyakan alasan pelaku melakukan tindakan keji tersebut. Namun, respons yang diterima justru di luar dugaan.
Alih-alih mendapatkan penjelasan atau permintaan maaf, pemilik kucing justru diancam oleh pelaku.
"Pemilik kucing mengaku sempat menanyakan alasan pelaku menendang kucingnya, namun respons yang diterima justru berupa ancaman," demikian laporan yang beredar.
Dalam kepanikan dan kesedihan, pemilik kucing sempat berusaha mengejar pelaku, namun kehilangan jejak.
Dengan harapan keadilan dapat ditegakkan, pemilik kucing kemudian mengunggah video dan kronologi kejadian di media sosial, berharap aparat penegak hukum dapat segera menemukan pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Semoga Polres Blora bisa usut tuntas dan beri keadilan seadil mungkin," tulis akun @faridaarz.
Polres Blora Turun Tangan, Identitas Pelaku Terkuak
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
Gubernur Luthfi Minta Mahasiswa Jangan Cuma Demo: Kritik Harus Berbasis Data!
-
Mau Bawa Pulang Besi Curian, Malah Pulang Bareng Polisi, Dua Pria di Karanganyar Dibekuk
-
Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak