- Wonosobo di Jawa Tengah menawarkan destinasi wisata alam, budaya, dan kuliner, ideal untuk liburan Idul Fitri 2026.
- Dieng Plateau menyajikan objek populer seperti telaga warna dan Kompleks Candi Dieng di ketinggian 2.000 meter.
- Tempat menarik lainnya mencakup Kawah Sikidang, Bukit Sikunir untuk matahari terbit, dan Agrowisata Tambi kebun teh.
SuaraJawaTengah.id - Libur Lebaran Idul Fitri 2026 menjadi momen yang tepat untuk melepas penat sekaligus menikmati waktu berkualitas bersama keluarga.
Bagi wisatawan yang mencari suasana sejuk dan pemandangan alam memukau, Wonosobo bisa menjadi pilihan destinasi yang ideal.
Daerah yang berada di dataran tinggi ini menawarkan berbagai tempat wisata menarik yang dijamin bikin betah berlama-lama.
Wonosobo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Mulai dari wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner. Berikut adalah 5 tempat wisata di Wonosobo yang wajib dikunjungi:
1. Dieng Plateau
Dieng Plateau merupakan salah satu destinasi wisata alam paling populer di Jawa Tengah. Kawasan ini terletak di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan yang menjulang tinggi.
Dieng Plateau memiliki banyak tempat wisata menarik, seperti Telaga Warna, telaga yang terkenal dengan perubahan warna airnya, Telaga Pengilon, telaga yang memiliki air yang sangat jernih hingga Telaga Merdada, telaga yang memiliki air yang sangat dingin.
Lokasi Dieng berada wilayah Kecamatan Batur Kabupaten Wonosobo, dan tarif untuk berkunjung ke berbagai wisata tersebut sebesar
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Porak-porandakan Pariwisata Jateng: 4 Daerah Tutup Objek Wisata
2. Kompleks Candi Dieng
Kompleks Candi Dieng terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kawasan ini terletak di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan yang menjulang tinggi.
Terdapat banyak candi di dalamnya seperti Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Puntadewa, Candi Srikandi dan Candi Sembadra. Untuk tarifnya Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu untuk wisatawan lokal. Serta Rp 100 ribu hingga Rp 125 ribu untuk wisatawan asing.
Kawah Sikidang merupakan salah satu objek wisata alam yang paling populer di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Kawah ini terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Kawah Sikidang terbentuk dari letusan gunung berapi di kawasan Dataran Tinggi Dieng bertahun-tahun lalu.
Kawah Sikidang memiliki diameter sekitar 300 meter dan kedalaman sekitar 20 meter. Kawah ini mengeluarkan asap belerang yang berwarna putih pekat. Di sekitar Kawah Sikidang terdapat berbagai macam batuan yang unik dan berwarna-warni. Tarif masuk Kawah Sikidang adalah Rp 20.000 per orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas