- Gubernur Jawa Tengah menerima delegasi International Zheng He Society pada 2 Juli 2026 untuk mempererat hubungan diplomatik.
- Kerja sama difokuskan pada penguatan sektor budaya, investasi, serta peningkatan nilai perdagangan internasional di Jawa Tengah.
- Pemerintah daerah diundang menghadiri konferensi internasional di Singapura pada September 2026 sebagai tindak lanjut kolaborasi strategis tersebut.
SuaraJawaTengah.id - Jejak sejarah Laksamana Cheng Ho kembali menjadi penghubung Jawa Tengah dengan dunia internasional. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng International Zheng He Society dari Singapura untuk memperkuat kerja sama di bidang budaya sekaligus membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas.
Penguatan itu ditandai dengan kunjungan kehormatan Presiden International Zheng He Society Dr Zhang Lu beserta delegasi pengusaha dari Singapura dan Tiongkok ke Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis 2 Juli 2026. Kunjungan diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama jajarannya.
Luthfi mengatakan, kerja sama tersebut memanfaatkan kedekatan sejarah antara Jawa Tengah dan Laksamana Zheng He atau yang juga dikenal sebagai Cheng Ho. Menurutnya, kerja sama ke depan tidak hanya diarahkan pada bidang kebudayaan, tetapi juga membuka peluang penguatan investasi dan perdagangan.
“Bahkan beberapa pengusaha yang diajak oleh beliau juga sudah berinvestasi di KITB Batang,” ujarnya.
Luthfi menyebut, Singapura menjadi salah satu sumber investasi asing terbesar di Jawa Tengah. Prosentase Penanaman Modal Asing (PMA) di Jateng mencapai 48 persen.
Selain investasi, ekspor Jawa Tengah ke Singapura juga menunjukkan tren positif. Pada 2025, nilai ekspor Jawa Tengah ke Singapura mencapai US$114,96 juta. Produk yang banyak diminati antara lain tembakau, produk kayu, dan tekstil.
Presiden International Zheng He Society Dr Zhang Lu mengatakan Jawa Tengah khususnya Semarang, memiliki nilai sejarah yang kuat dan berpotensi dikembangkan sebagai kota wisata budaya kelas dunia.
“Kami banyak bergerak di bidang budaya, artificial intelligence (AI), dan teknologi baru untuk mempromosikan kebudayaan,” katanya.
Ia menilai, promosi budaya tidak cukup hanya mengandalkan destinasi wisata. Setiap daerah perlu memiliki narasi sejarah yang kuat agar mampu menarik wisatawan, investor, maupun pelaku industri kreatif.
Baca Juga: Saloka Fest Urban Culture dan Kebangkitan Negeri Saloka Hadirkan Energi Baru bagi Generasi Masa Kini
“Semoga ke depan bisa terhubung dengan Semarang, tidak hanya untuk pariwisata, tetapi juga menarik lebih banyak investor, kru film, perdagangan, dan kolaborasi lainnya,” kata Zhang Lu.
Dalam kesempatan itu, Zhang Lu turut mengundang Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menghadiri konferensi internasional dan gala dinner di Singapura pada September 2026. Undangan itu sebagai tindak lanjut penjajakan kerja sama di bidang budaya, investasi, perdagangan, dan pariwisata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Hanya Budaya, Kerja Sama Jateng dan International Zheng He Society Merambah Investasi
-
Diduga Jajal Setelan Motor, Adu Banteng Dua Yamaha F1ZR Berakhir Tragis, Remaja 19 Tahun Putus Kaki
-
Catat! Sejumlah Kawasan di Semarang Alami Pemadaman Listrik Siang Ini
-
Semen Gresik Perkuat Budaya Anti Gratifikasi dan Penyuapan, Wujudkan Tata Kelola yang Berintegritas
-
Liburan ke Dieng Berapa Biayanya? Ini Daftar Lengkap Harga Tiket Wisata yang Perlu Disiapkan