- BRI Kantor Cabang Cepu melaksanakan program GENCARKAN untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan bagi para pelajar sekolah.
- Program inisiatif OJK ini menargetkan pembukaan rekening Simpanan Pelajar bagi 200 siswa baru kelas VII di wilayah Cepu.
- Kegiatan edukasi ini bertujuan membentuk budaya menabung sejak dini agar pelajar terbiasa mengelola keuangan secara bijak dan disiplin.
SuaraJawaTengah.id - BRI Kantor Cabang (KC) Cepu terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan). Program yang merupakan inisiatif strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekaligus memperluas akses layanan keuangan formal.
Melalui program tersebut, BRI KC Cepu menargetkan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi sekitar 200 siswa baru kelas VII di wilayah kerjanya.
Branch Manager BRI Kantor Cabang Cepu, Yandi Suryandi, mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Program GENCARKAN sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya menabung sejak usia dini.
"Target pembukaan rekening Simpanan Pelajar untuk siswa baru kelas VII sekitar 200 siswa," ujar Yandi Suryandi.
Program GENCARKAN sendiri merupakan gerakan nasional yang digagas OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Melalui program ini, masyarakat diberikan edukasi keuangan yang komprehensif, perlindungan dari praktik keuangan yang merugikan, serta didorong untuk memanfaatkan layanan keuangan formal.
Secara nasional, GENCARKAN memiliki empat tujuan utama, yakni meningkatkan literasi keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, melindungi konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Salah satu materi yang diperkenalkan dalam program tersebut adalah pentingnya menabung.
Menabung dipahami sebagai kegiatan menyisihkan sebagian pendapatan untuk disimpan dan digunakan di masa mendatang.
Kebiasaan ini bertujuan membantu masyarakat mempersiapkan dana darurat, kebutuhan masa depan, dana pensiun, maupun rencana pembelian tertentu.
Baca Juga: Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
Selain itu, budaya menabung juga memberikan berbagai manfaat, seperti membiasakan hidup hemat, meningkatkan keamanan finansial, serta membentuk karakter disiplin dalam mengelola keuangan. Perbankan menjadi salah satu tempat yang aman dan mudah diakses untuk menyimpan dana masyarakat.
Melalui target pembukaan rekening SimPel bagi ratusan siswa baru tersebut, BRI KC Cepu berharap semakin banyak pelajar yang mengenal layanan perbankan sejak dini sekaligus memiliki kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sebagai bekal di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Satu Siswa SD Meninggal, Luthfi Pastikan Korban Kecelakaan KA Semarang dapat Perawatan Penuh
-
Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri
-
Tega! Pria di Grobogan Perkosa Nenek Berusia 90 Tahun yang Sedang Sendirian di Rumah
-
Investasi Rp1,2 Triliun Masuk Jateng, Brebes Siap Jadi Sentra Susu Terbesar Asia Tenggara
-
Ngeblong di Perlintasan KA Kokrosono Semarang, Motor Tabrak Kereta Api, 1 Siswa SD Tewas