- PT BPR BKK Jateng bekerja sama dengan PT Danawa Gemah Samudra menyediakan kredit penempatan kerja Korea.
- Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilaksanakan di Kabupaten Pemalang pada hari Selasa, 28 Juli 2026.
- Fasilitas pembiayaan ini bertujuan membantu calon pekerja migran mendapatkan dana keberangkatan yang aman dan legal.
SuaraJawaTengah.id - PT BPR BKK JATENG (Perseroda) memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah dengan membuka akses pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Danawa Gemah Samudra untuk penyediaan fasilitas kredit bagi CPMI yang akan bekerja di Korea Selatan.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kabupaten Pemalang pada Selasa (28/7/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan kedua perusahaan sebagai bentuk sinergi dalam memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat.
Direktur Utama PT BPR BKK JATENG (Perseroda), Rudy Wahyu Triyanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menghadirkan layanan keuangan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang memiliki kesempatan bekerja di luar negeri tidak kehilangan peluang hanya karena keterbatasan biaya penempatan. Kehadiran BPR BKK JATENG menjadi solusi pembiayaan yang aman, legal, dan bertanggung jawab sehingga calon pekerja migran dapat berangkat dengan lebih siap."
Menurut Rudy, keberangkatan pekerja migran bukan sekadar aktivitas ketenagakerjaan, tetapi juga merupakan investasi sosial yang memberikan dampak ekonomi bagi keluarga maupun daerah asal.
Jateng Jadi Lumbung Pekerja Migran
Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi penyumbang Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar di Indonesia. Setiap tahun, ribuan warga berangkat ke berbagai negara untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.
Remitansi yang mereka kirimkan menjadi penggerak ekonomi daerah, mulai dari pembangunan rumah, pembiayaan pendidikan anak, pengembangan usaha mikro, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.
Baca Juga: Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
Melalui kerja sama ini, PT BPR BKK JATENG (Perseroda) ingin memastikan akses pembiayaan bagi calon pekerja migran dilakukan melalui mekanisme yang sehat, profesional, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian perbankan.
Dukung Program Pemerintah
Kerja sama tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memberikan pelindungan sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi Pekerja Migran Indonesia.
Dengan adanya fasilitas kredit ini, calon pekerja migran dapat memenuhi kebutuhan biaya penempatan secara legal, terukur, dan tidak bergantung pada pembiayaan informal yang berpotensi merugikan.
Skema pembiayaan tetap dijalankan melalui proses analisis kredit yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta dilengkapi mekanisme mitigasi risiko untuk menjaga keberlangsungan pembiayaan.
Dalam kerja sama ini, PT Danawa Gemah Samudra sebagai Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang menempatkan pekerja ke Korea Selatan menjadi mitra strategis PT BPR BKK JATENG (Perseroda).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop