- Wali Kota Solo Respati Ardi pada Rabu (29/7/2026) menegaskan akan menindak tegas juru parkir liar yang mematok tarif tinggi.
- Pemerintah Kota Solo menyiapkan pembentukan Satgas khusus dan studi tiru ke Surabaya untuk memberantas juru parkir nakal.
- Pemerintah menerapkan sistem pembayaran non-tunai QRIS di Zona B serta mencabut izin pengelola yang membiarkan pelanggaran.
SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo, Respati Ardi, memastikan pihaknya akan memperkuat penertiban terhadap juru parkir atau jukir liar yang nekat mematok tarif tinggi kepada masyarakat.
Respati menegaskan, praktik jukir nakal yang meresahkan masyarakat tidak bisa lagi ditoleransi. Pemkot Solo juga tengah menyiapkan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin hingga blacklist bagi pengelola yang membiarkan jukir menarik tarif tidak sesuai ketentuan.
“Titik-titik pengelola yang masih ada jukir liar, harga yang tidak wajar akan kita berikan sanksi. Dan jika masih berulang akan kita cabut dan blacklist," kata Respati, Rabu (29/7/2026).
Untuk memperkuat penanganan persoalan parkir, Pemerintah Kota Solo juga sedang menyiapkan pembentukan satuan tugas atau Satgas khusus. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Solo melakukan studi ke Kesbangpol Kota Surabaya terkait penanganan jukir nakal.
“Hari ini Kesbangpol Solo belajar ke Kesbangpol Surabaya terkait Satgas Parkir untuk tindakan tegas terhadap jukir-jukir liar. Saya rasa tidak bisa ditolerir kembali karena ini menyangkut pelayanan dasar masyarakat,” bebernya.
Selain penindakan, pembenahan sistem parkir juga akan dilakukan melalui penerapan pembayaran non-tunai menggunakan QRIS. Sistem tersebut akan mulai diterapkan di kawasan Zona B, bersamaan dengan peluncuran seragam baru bagi petugas parkir dan sejumlah pembenahan lainnya.
“Untuk Zona B, nanti akan langsung menggunakan QRIS, sekalian launching seragam dan pembenahan lainnya,” imbuhnya.
Melalui penertiban jukir liar, evaluasi pengelola, pembentukan Satgas, hingga digitalisasi pembayaran parkir, Respati berharap pelayanan parkir di Kota Solo menjadi lebih tertib, transparan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga: Dari Solo ke Istana Wakil Presiden: Kiprah Gibran Membangun Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Jukir Liar Patok Tarif Selangit, Wali Kota Solo Siapkan Pencabutan Izin hingga Blacklist
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Selain Plt Bupati Sukoharjo, Empat Kepala Dinas Juga Diperiksa KPK, Siapa Saja?
-
Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo