SuaraJawaTengah.id - Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di sepanjang Sungai Bengawan Solo mulai berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar ini, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terus memperkuat penyaluran bantuan air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami kekeringan.
Selama periode 21 Juli hingga 10 Agustus 2026, BBWS Bengawan Solo telah menyalurkan 293.000 liter air bersih kepada masyarakat di 33 desa yang tersebar di 12 kabupaten, yaitu Kabupaten Blora, Bojonegoro, Boyolali, Klaten, Lamongan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sragen, Sukoharjo, Tuban, dan Wonogiri.
Bantuan ini telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 2.666 kepala keluarga atau sekitar 8.170 jiwa yang terdampak kondisi kekeringan.
Warga Kabupaten Blora menyatakan bahwa distribusi air bersih ini sangat membantu kondisi kawasan mereka yang mengalami rawan air.
“Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan air bersih, sangat membantu sekali untuk warga Grasak, karena di bulan Juli ini tidak ada hujan sama sekali. Harapan kami dari warga Grasak semoga dapat datang lagi bantuan air bersihnya,” kata Mina Purnamasari, salah satu warga Dusun Grasak, Desa Randulawang yang tengah mengantre air bersama para tetangga.
Senada ungkapan salah satu anggota masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
“Kami warga Desa Sumberjo Kidul, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prabowo, terima kasih atas bantuan air bersihnya. Warga saat ini sangat membutuhkan bantuan air bersih karena sampai saat ini masih kekeringan masih kekurangan air, serta sampai saat ini belum turun hujan sehingga makin hari sumber air semakin berkurang. Kami berharap bantuan ini terus berkelanjutan sampai nanti datangnya musim hujan,” kata Sutiyono, asal Desa Sumberjo Kidul.
Sejak bulan lalu, penyaluran air bersih telah dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Bantuan air bersih ini telah didistribusikan ke:
Baca Juga: BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman
- Kabupaten Blora: 47.000 liter
- Kabupaten Bojonegoro: 85.000 liter
- Kabupaten Boyolali: 21.000 liter
- Kabupaten Klaten: 7.000 liter
- Kabupaten Lamongan: 5.000 liter
- Kabupaten Ngawi: 32.000 liter
- Kabupaten Pacitan: 12.000 liter
- Kabupaten Ponorogo: 24.000 liter
- Kabupaten Sragen: 35.000 liter
- Kabupaten Sukoharjo: 14.000 liter
- Kabupaten Tuban: 8.000 liter
- Kabupaten Wonogiri: 3.000 liter
Penyaluran bantuan air bersih dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, BBWS Bengawan Solo juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan terkait agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah BBWS Bengawan Solo dalam menghadapi dampak musim kemarau sekaligus menjaga agar masyarakat di wilayah terdampak tetap mendapatkan akses terhadap air bersih. Penanganan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan perkembangan kondisi kekeringan di masing-masing daerah.
BBWS Bengawan Solo mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi apabila terdapat wilayah yang mengalami kekurangan air bersih dan membutuhkan dukungan distribusi air.
Masyarakat yang terdampak kekeringan atau membutuhkan bantuan air bersih dapat menghubungi Posko Siaga Kekeringan BBWS Bengawan Solo melalui kontak sesuai wilayah berikut:
Posko Siaga Kekeringan BBWS Bengawan Solo
Berita Terkait
-
BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Wakil Ketua DPRD Jateng: UMKM Jangan Terhambat BI Checking dan Sulitnya Permodalan
-
Pendampingan UMKM Berbasis Potensi Lokal, FIFGROUP Dongkrak Ekonomi Desa
-
UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dukung Semangat Berbagai Generasi Muda, Semen Gresik Bersama FORSA Hadirkan Keceriaan Puluhan Siswa
-
Usai Pidato Presiden, Gubernur Ahmd Luthfi Tegaskan Satu Tujuan: Sejahterakan Rakyat
-
SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Pencopotan Outsourcing Bermotif Politik
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna dan Transaksi Rp4.166 Triliun