SuaraJawaTengah.id - Perjalanan kereta antarkota jarak jauh di Jawa biasanya memakan waktu antara 7 hingga 12 jam. Karena durasi yang cukup panjang tersebut, banyak penumpang memilih keberangkatan malam agar waktu tempuh bertepatan dengan jam tidur. Namun, kenyamanan tidur saat di kereta malam harus dipersiapkansebelum dan selama perjalanan.
Relasi lintas Jawa tentu menjadi gambaran skala perjalanan malam ini. Sebagai contoh, relasi dengan volume penumpang tertinggi secara nasional seperti tiket kereta surabaya jakarta dan kereta jakarta surabaya menjadi rujukan utama. Berikut tujuh langkah persiapan yang dapat menentukan kualitas istirahat sepanjang perjalanan Anda.
1. Pilih Kelas Sesuai Kebutuhan Istirahat
Setiap kelas kereta memiliki kursi yang berbeda pula. Harga tiket pun mengikuti perbedaan tersebut. Tarif kelas eksekutif berkisar antara Rp145 ribu hingga Rp650 ribu, tergantung jarak tempuh dan subclass yang dipilih. Untuk kelas Luxury, Anda akan mendapatkan kursi elektrik dan layanan makan dengan tarif yang bisa mencapai jutaan rupiah.
Untungnya Anda bisa memesan perlengkapan tidur seperti bantal dan selimut dengan mudah. Baik itu Anda berada di kelas luxury, maupun ekonomi sekalipun.
2. Bawa Baju Hangat
Kabin ber-AC pada kereta malam membuat suhu di dalamnya turun cukup drastis, terutama saat suhu luar juga menurun. Penumpang yang tidak membawa alat penghangat biasanya kedinginan dan sulit tidur nyenyak sampai tujuan. Oleh karena itu, sebaiknya bawa jaket, hoodie, atau selimut tipis, lengkap dengan kaos kaki agar kaki tetap hangat.
KAI memang menyediakan jasa sewa selimut bagi penumpang kelas yang tidak mendapat perlengkapan tidur, tapi membawa perlengkapan sendiri lebih higienis dan tidak membuat Anda bergantung pada ketersediaan. Selain itu, jangan lupa bantal leher untuk menopang kepala agar leher tidak kaku saat tidur di kursi yang tegak.
3. Perhatikan Arah Duduk
Baca Juga: Satu Siswa SD Meninggal, Luthfi Pastikan Korban Kecelakaan KA Semarang dapat Perawatan Penuh
Pada beberapa kelas ekonomi, kursi bersifat permanen dan bisa saja menghadap arah berlawanan dengan laju kereta. Hal ini tidak nyaman bagi sebagian orang, karena menyebabkan pusing dan mabuk perjalanan. Oleh karena itu, pastikan Anda memeriksa nomor kursi dan arah laju sebelum memilih tempat duduk.
Selain itu, Anda juga bisa pilih rangkaian kereta. Gerbong yang terletak di tengah cenderung lebih stabil karena redaman getarannya lebih baik. Anda juga akan lebih mudah menjangkau kereta makan serta toilet dari kedua arah kereta.
4. Amankan Barang Berharga Dekat Tubuh
Ketika penumpang tertidur, pengawasan terhadap barang bawaan juga terhenti selama beberapa jam. Untuk itu, simpanlah dompet, gadget, dan dokumen identitas di tas kecil yang bisa Anda bawa dekat tubuh. Jika diletakkan di rak atas, barang-barang tersebut bisa jadi berada di luar jangkauan dan pengawasan sepanjang malam.
Sementara barang bawaan besar seperti koper tetap harus ditempatkan sesuai arahan petugas, biasanya di rak atas atau di ujung gerbong. Membawa barang seperlunya juga memudahkan Anda saat naik dan turun dari kereta di peron stasiun.
5. Siapkan Daya dan Hiburan Offline
Berita Terkait
-
Satu Siswa SD Meninggal, Luthfi Pastikan Korban Kecelakaan KA Semarang dapat Perawatan Penuh
-
Ngeblong di Perlintasan KA Kokrosono Semarang, Motor Tabrak Kereta Api, 1 Siswa SD Tewas
-
Ke Bandara Ahmad Yani Semarang Lebih Tenang dengan Grab Advance Booking
-
Demi Konten Berujung Maut: Selfie di Rel Jembatan Sakalibel, Remaja Brebes Tewas Disambar Kereta
-
Tragedi Maut, Ini Identitas 4 Pengantar Jemaah Calon Haji Tewas Disambar Kereta di Grobogan
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
7 Tips Menikmati Perjalanan Kereta Malam Antar Kota
-
Tips Kelola Budget Nonton Pestapora 2026 Pakai Cicilan 0% BRI
-
KPK Terus Dalami Dugaan Titip-Menitip Mahasiswa di Unsoed
-
Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen
-
Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran