Ronald Seger Prabowo
Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB
Para pemain Kendal Tornado FC berlatih di Charlie Training Center, Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. [Dok Kendal Tornado FC]
Baca 10 detik
  • Kendal Tornado FC menjamu Barito Putera di Stadion Sriwedari Solo pada 26 September 2026 tanpa penonton.
  • Pelatih Stefan Keeltjes menyatakan timnya sudah terbiasa bermain tanpa suporter sejak musim lalu sehingga tidak memerlukan penyesuaian khusus.
  • Stefan mewaspadai permainan kompak dan serangan balik Barito Putera asuhan Hendri Susilo serta pemain kunci Renan Alves dan Bayu Pradana.

SuaraJawaTengah.id - Kendal Tornado FC tak gentar menghadapi pertandingan tanpa penonton saat menjamu Barito Putera pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026).

Laga tersebut digelar tanpa kehadiran suporter di tribun. Stadion Sriwedari yang berada di Jalan Slamet Riyadi merupakan salah satu situs cagar budaya, sehingga penyelenggaraan pertandingan harus menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di kawasan tersebut.

Kendati kehilangan dukungan langsung dari suporter, kondisi itu tidak dianggap sebagai persoalan besar oleh pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes.

Pelatih asal Surabaya tersebut justru merasa situasi pertandingan tanpa penonton bukan hal baru bagi timnya. Kendal Tornado FC telah mengalami kondisi serupa pada musim sebelumnya.

Pengalaman itu membuat Stefan dan para pemainnya tidak membutuhkan penyesuaian khusus untuk menghadapi atmosfer stadion yang lebih sepi.

“Kalau tanpa penonton, menurut saya tidak terlalu masalah. Musim lalu kami juga sudah pernah bermain dalam situasi seperti ini, jadi saya sudah cukup terbiasa,” kata Stefan Keeltjes, Kamis (24/9/2026).

Menurut Stefan, absennya suporter memang membuat atmosfer pertandingan berbeda. Namun, kondisi tersebut tidak boleh mengganggu konsentrasi pemain dalam menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.

Ia pun meminta para pemain tidak menjadikan laga tanpa penonton sebagai alasan untuk menurunkan fokus. Sejak peluit awal dibunyikan, pemain dituntut tetap disiplin menjalankan instruksi tim.

“Kami tetap harus fokus ke pertandingan. Yang penting bagaimana kami menjalankan strategi dan memberikan yang terbaik di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Waspadai Permainan Kompak Barito Putera
Di sisi lain, Stefan menyadari pertandingan melawan Barito Putera akan menjadi ujian awal Kendal Tornado FC pada musim 2026/2027.

Stefan menilai Barito Putera masih memiliki sejumlah karakter permainan yang menjadi ciri khas mereka pada musim-musim sebelumnya.

Di bawah asuhan Hendri Susilo, Barito Putera disebut mengandalkan pertahanan yang kompak sebelum melancarkan serangan balik cepat.

“Saya pikir Barito tetap diisi dengan muka-muka lama, terus dengan gaya main yang sama. Memang adanya Coach Hendri Susilo, mereka lebih mengedepankan compact defense lalu melakukan counter attack,” kata Stefan.

Selain pola permainan tim, Stefan juga memberikan perhatian khusus kepada sejumlah pemain Barito Putera yang dinilai mampu menjadi pembeda dalam pertandingan.

Renan Alves dan Bayu Pradana menjadi dua nama yang disebut Stefan sebagai pemain yang patut diwaspadai oleh lini Kendal Tornado FC.

Load More